Home Paddock Lorenzo Bandingkan Yamaha, Ducati dan Honda, Ini Katanya

Lorenzo Bandingkan Yamaha, Ducati dan Honda, Ini Katanya

Lorenzo Bandingkan Yamaha, Ducati dan Honda, Ini Katanya
Michele Pirro (Mission Winnow Ducati) & Jorge Lorenzo (Monster Energy Yamaha) Tes Pra-musim MotoGP 2020 Sepang, Malaysia 2020 / runganSport © MotoGP.

Jorge Lorenzo sukses besar bersama Yamaha, berhasil menang dengan Ducati dan gagal total bersama Honda.

Sepang, runganSport — Mantan juara MotoGP tiga kali, Jorge Lorenzo menyelesaikan tes pertamanya sebagai pembalap uji Yamaha pada 4 Februari yang lalu.

Ia menghabiskan sebanyak 46 lap dalam Shakedown Test di sirkuit Sepang, acara uji coba sebelum tes Pra-musim di akhir pekannya.

Menariknya, Lorenzo langsung nyaman dengan Yamaha M1 dan catatan lapnya sangat menakjubkan.

“Itu adalah hari yang sangat emosional untuk mengendarai Yamaha lagi setelah tiga tahun,” komentar Lorenzo kepada MotoGP, sebagaimana diberitakan Motorsport-Total.

“Lap pertama sangat emosional,” sambungnya dengan sangat lega bahwa M1 masih punya karakter yang sama sejak ia tinggal di akhir 2016 lalu.

“Saya perlu lebih banyak lap untuk mencari tahu cara mendapatkan hasil maksimal dari motor.

Tapi waktu lap 2 menit 00.5 detik sudah cukup layak. Saya sangat puas dengan hari itu dan berharap bahwa hari pengujian berikutnya akan lebih baik,” seru anak Mallorca itu.

Lorenzo sendiri naik ke MotoGP pada musim 2008 bersama Yamaha, tahun inilah dimulainya karir Lorenzo di kelas utama.

“Kami memiliki masa-masa yang menyenangkan bersama, memenangkan banyak balapan, memenangkan banyak posisi pole dan podium.

Itu adalah sembilan tahun bersama di mana hampir seluruh tim tetap tidak berubah, sampai hari dimana saya memutuskan untuk pinah guna mendapatkan motivasi baru,” kenangnya.

Setelah itu anak Spanyol itu hijrah ke Ducati mulai musim 2017, musim pertama dihabiskan dengan hasil mengecewakan di atas Desmosedici.

Tapi pada awal musim panas 2018 performnya langsung menanjak dan Lorenzo memenangkan tiga balapan dengan Ducati.

Saat yang bersamaan Ducati sudah memutuskan kontraknya, dan ia sudah punuya tujuan baru, yakni akan beralih ke Honda, dan ternyata itu merupakan kesalahan besar untuk Lorenzo dan terutama Ducati.

“Saya ingin mencoba motor baru dan menghadapi tantangan baru. Saya tidak sesukses saat bersama Yamaha.

Saya memenangkan beberapa balapan dengan Ducati, tapi saya mengalami tahun yang sulit dengan Honda.

Baca: MotoGP 2020: Apakah Alex Bisa Kalahkan Quartararo?

Saya tidak pernah bisa memenangkan gelar juara dunia dengan pabrikan lain,” simpul Lorenzo. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here