Home Paddock Lorenzo: Saya dan Rossi Sama-sama Rider Pembunuh

Lorenzo: Saya dan Rossi Sama-sama Rider Pembunuh

Lorenzo: Saya dan Rossi Sama-sama Rider Pembunuh
Jorge Lorenzo (Monster Energy Yamaha) Tes Pra-musim MotoGP 2020 Sepang, Malaysia 2020 / runganSport © Formula Fassion.

Semua pembalap MotoGP adalah seorang ‘pembunuh’ ketika sudah di lintasan, mereka menginginkan semua yang lain lebih lambat dari mereka.

Sepang, runganSport — Pembalap Spanyol, Jorge Lorenzo dan rider Italia, Valentino Rossi telah menjadi rekan satu tim dalam waktu yang cukup lama.

Tapi sepanjang waktu itu, keduanya lebih banyak bermusuhan dan sangat jarang akrab satu sama lain.

Bahkan keduanya sempat terlibat drama besar setidaknya dua kali sepanjang menjadi rekan setim, pertama adalah permusuhan yang berujung pada dibangunnya tembok pembatas di paddock mereka, kedua tentu saja drama Sepang Clash yang turut serta menyeret Lorenzo.

Tapi sekarang keduanya sudah terpisah sejak musim 2017, Rossi bertahan di tim utama Yamaha sedangkan Lorenzo pergi ke Ducati dan Honda.

Kini, Lorenzo kembali pulang ke Yamaha, tapi perannya hanya sebatas pembalap penguji.

Tugas baru ini membuatnya terlibat langsung dengan sang mantan musuh bebuyutan, yang mengejutkan sekarang keduanya saling membutuhkan satu sama lain, ini pertama kalinya mereka sangat akrab di paddock.

Tujuang Lorenzo sekarang bukan lagi untuk menang, karena ia sudah pensiun dari dunia balap, tapi dengan posisinya sebagai penguji, ia masuk dalam daftar bantuan teknis untuk skuad Yamaha.

Lantas seperti apa hubungan Lorenzo dengan Rossi sekarang?

“Sangat sulit untuk bersikap ramah kepada lawan langsung Anda, terutama karena kita semua adalah pembunuh di MotoGP.

Marquez adalah seorang pembunuh, Rossi adalah seorang pembunuh, saya seorang pembunuh; kita semua ingin menang dan kita tidak ingin menyerahkan apa pun kepada yang lain,” kata Lorenzo dalam wawancara dengan Speedweek.

“Ini membuatnya sulit untuk berkomunikasi, untuk menghabiskan waktu bersama, untuk merasakan empati.

Anda tidak membenci mereka, tapi Anda ingin mereka menjadi selambat mungkin dan Anda bisa memukul mereka setiap saat.

Ketika sesuatu yang emosional seperti di Sepang 2015 terjadi, ketegangan berubah menjadi api dan hubungan semakin memburuk,” kenang Lorenzo.

Saya selalu mengatakan tentang Rossi, bahwa semakin jauh kita dari satu sama lain, semakin baik hubungan kita, setidaknya sampai sekarang!

Kami punya hubungan terbaik di masa lalu ketika dia atau saya berada di Ducati.

Baca: Rossi Terancam Gagal Tampil di MotoGP Indonesia 2021

Tapi sekarang kami lebih dekat dari sebelumnya, mungkin karena kami memiliki minat yang sama dalam melihat Yamaha menang,” pungkas X-Fuera mantap. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here