Magis Marquez Telah Habis, Sekarang Pembalap Biasa Saja

3
7409
Magis Marquez Telah Habis, Sekarang Pembalap Biasa Saja
Marc Marquez (Repsol Honda) MotoGP Le Mans, Prancis 2021 / runganSport © MotoGP

Marc Marquez yang sekarang tidak lagi sama dengan Marc Marquez sebelum cedera patah lengan, magisnya telat tamat.

Roma, runganSport — MotoGP musim 2019 lalu dijalani oleh rider Repsol Honda, Marc Marquez dengan nyaris sempurna, dimana dia selalu finis di dua besar, kecuali satu DNF di seri AS.

Dominasi serupa seperti ini juga telah ditunjukkan di musim-musim sebelumnya, dimana ia mengemas lebih banyak kemenangan per tahunnya.

Begitu juga dengan musim 2020, Marquez mengawali musim Corona tahun lalu dengan dominasi yang sama di seri pembuka di Jerez, sebelum akhirnya terjatuh menjelang balapan berakhir.

Melihat kecepatan Marquez saat itu sebelum terjatuh, nampaknya ia akan semakin mendominasi di tiap balapan.

Namun sayangnya, kecelakaan menimpanya, alami highside dan patah lengan kanan setelah terbentur motor sendiri.

Kecelakaan fatal kali ini mengharuskan pria Cervera itu absen selama sembilan bulan lamanya.

Baru bisa comeback di MotoGP Portugal 2021 lalu, kini telah menjalani tiga balapan; Portimao, Jerez dan Le Mans, sayangnya penampilan Marquez jauh berbeda dari sebelum cedera.

Eks pelatih rider Italia, Valentino Rossi, Luca Cadalora, yakin jika magis seorang Marquez sudah hilang setelah kecelakaan hebat di MotoGP Spanyol musim lalu, karena kini dia tidak lagi sama seperti dulu.

“Ada momen dalam kehidupan pembalap ketika hal magis muncul dan semua selalu berjalan dengan sempurna.

Saya pernah merasakan hal demikian, kita bahkan tidak tahu kenapa hal seperti itu terjadi, selain itu juga ada keberuntungan,” kata Cadalora dalam wawancara dengan AS.

“Tapi suatu hari nanti, seiring dengan situasi lain muncul seperti kecelakaan serius, magis itu akan hilang.

Anda tidak lagi menjadi pembalap yang selalu beruntung, semuanya tidak berjalan lancar seperti sebelumnya,” sambung jagoan Italia itu.

Untuk menyesuaikan diri dengan kondisi sekarang, Cadalora memberikan saran kepada Marquez untuk mengubah gaya balap.

“Marquez punya magis itu selama delapan tahun, tapi sekarang dia harus mengubah pendekatan dalam membalap.

Marquez melakukan hal yang tidak bisa dilakukan pembalap lain sejak Moto2.

Dia menciptakan hubungan dengan motor yang membuatnya bisa melakukan hal luar biasa,” akui Cadalora sebagaimana dimuat CNN Indonesia.

“Tapi, sekarang dia harus mengubah filosofi, mengembangkan motor tanpa melakukan banyak risiko.

Selalu menyenangkan ketika tak terkalahkan, tapi pada akhirnya itu akan berakhir. Kini waktunya Marquez berubah, jika dia melakukan hal itu, saya pikir dia masih bisa tampil kuat,” harapnya.

Baca: MotoGP Italia: Tim VR46 Rossi Tampil dengan Corak Tiga Warna

Sejak comeback Marquez belum pernah menang lagi, bahkan untuk podium masih sulit, karena memang pemulihan lengannya belum selesai. (DN/eV)

3 COMMENTS

  1. Marc 93 is the best…hadeeeuh…gaya balap kok di suruh berubah..memang renang iso gonta ganti gaya…
    marc is marc..not same with the other

  2. Marc 93 is the best…hadeeeuh…gaya balap kok di suruh berubah..memang renang iso gonta ganti gaya…
    marc is marc..not same with the other

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here