Manajer Quartararo Curigai Kejanggalan Cedera Marquez

5
102638
Manajer Quartararo Curigai Kejanggalan Cedera Marquez
Marc Marquez (Repsol Honda) Race MotoGP Silverstone, Inggris 2021 / runganSport © MotoGP.

Eric Mahe mempertanyakan sejauh mana sebenarnya masalah yang dialami oleh Marc Marquez, sepertinya tidak terlalu buruk.

Paris, runganSport — Banyak pengamat berpendapat bahwa rider Repsol Honda, Marc Marquez sebenarnya menderita konsekuensi tidak hanya secara fisik, tapi juga mental oleh cedera parah yang memaksanya untuk tidak aktif dalam waktu lama.

Tapi pendapat berbeda diutarakan oleh manajer rider Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, yakni Eric Mahe, mengatakan bahwa Marquez sangat teruji secara mental.

“Dia (Marquez) jatuh dua puluh kali tahun ini dan setiap (kecelakaan), (langsung) kembali ke atas motor,” kata Mahe berbicara kepada majalan kusus Prancis, AutoHebdo, seperti dilansir Tuttomotoriweb.

“Mempertimbangkan kecelakaannya yang berat di Assen, jika dia secara psikologis melemah, dia akan berkata kepada Honda; ‘Saya akan pulang ke rumah (menyerah)’“.

Karena itu, menurut Mahe, juara dunia asal Cervera itu tidak benar-benar sakit pada tingkat otak, tapi dia hanya perlu memulihkan performa sempurna.

“Dia tidak punya sikap pembalap yang sakit secara psikologis, tapi sikap pembalap yang tidak sembuh total.

Pada saat yang sama, pembalap lain juga membuat kemajuan selama dia absen,” terangnya.

Menurutnya, Marquez tidak akan pernah sama lagi seperti sebelum cedera.

Ditambah karena perbaikan yang dilakukan oleh para rival, akan membuat usaha Marquez semakin sulit.

Baca: Honda Sindir Ducati: Katanya Motor Jago Tapi Tak Pernah Juara Dunia Setelah 2007

“Secara pribadi, saya tidak berpikir itu akan sama lagi untuknya, tapi saya pikir dia bisa kembali ke level yang memungkinkan dia bermain untuk gelar tahun depan, tentu saja, jika paket (motor) yang dimilikinya memungkinkannya,” demikian Mahe. (DN/eV)

5 COMMENTS

  1. Kalo ini mah namanya Sotoy..hey Mahe..banyak pembalap motogp yang cedera seperti lorenzo, pedrosa dan akhirnya performa nya menurun bahkan hingga 360 derajat, jika dibandingkan dengan marquez tentu berbeda, marquez punya mental juara sejati bukan kayak tim kau yang banyak cocot, bawaannya buruk sangka aja..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here