Home Paddock Marquez Menang Motor Saja? Ini Kata Bos Honda

Marquez Menang Motor Saja? Ini Kata Bos Honda

Marquez Menang Motor Saja? Ini Kata Bos Honda
Marc Marquez (Repsol Honda) vs Fabio Quartraro (Petronas Yamaha SRT) Race MotoGP Buriram, Thailand 2019 / runganSport © MotoGP.

Honda sangat mendominasi MotoGP dalam beberapa tahun terakhir ini bersama Marc Marquez, tapi manajer tim, Alberto Puig menegaskan bahwa Honda sejak julu sudah bisa juara dunia dengan banyak pembalap berbeda.

Madrid, runganSport — Pembalap Spanyol, Marc Marquez tak hanya mendominasi MotoGP 2019 dengan meraih gelar keenamnya saja di kelas utama, tapi juga menjadi pembalap Honda paling sukses sepanjang sejarah.

Gelar juata dunia, gelar tim dan konstruktor karena peran besar Marquez tahun ini, membuat Honda berhasil merayakan Triple Crown.

Sekarang Marquez berada di daftar teratas pembalap Honda tersukses, sama dengan Jim Redman, yang juga mengantongi enam gelar bersama Honda.

Mick Doohan yang dulu meraih 54 kemenangan dengan Honda, sekarang harus rela digeser oleh Marquez dengan 56 kemenangan.

Juga dalam hal posisi pole, Marquez terdepan dengan 62 Pole Position.

Untuk podium terbanyak dengan Honda, masih ada nama Dani Pedrosa (112) di posisi puncak, tapi Marquez makin mendekat di urutan kedua, yakni 95 podium, jumlah yang sama dengan milik Doohan.

Untuk urusan lap cepat, Marquez kembali unggul dari Doohan dengan 56 banding 46.

Apakah ini karena Honda memang motor juara atau karena faktor skill yang dimilik oleh Marquez?

Sepanjang 2019 hanya Marquez yang berhasil menang dengan Honda, tahun lalu ada nama lain, yakni Cal Crutchlow.

Apakah ini artinya sekarang Honda hanya mampu menang dengan Marquez.

“Pertama-tama, saya pikir itu bukan faktanya, itu hanya sebuah opini, faktanya adalah bahwa Honda telah memenangkan gelar dalam 18 tahun terakhir, telah menang sepuluh kali dengan empat atau lima pembalap berbeda,” kata manajer tim Honda, Alberto Puig kepada Motorsport-Total.

Di Yamaha, bagaimanapun, hanya ada dua pembalap, Ducati hanya satu.

Data menunjukkan bahwa Honda sudah berhasil menjadi juara dunia dengan banyak pembalap, sementara Yamaha dalam beberapa tahun terakhir ini hanya juara dunia dengan dua
pembalap. Begitu juga dengan Ducati yang baru hanya satu pembalap.

“Berdasarkan fakta-fakta ini, kita dapat mengatakan bahwa motor yang paling mudah dikendarai adalah Honda, karena telah memenangkan gelar juara dunia dengan banyak pembalap,” sambung Puig tegas.

Sebelum dengan Marquez, Honda sudah juara dunia dengan Valentino Rossi, Nicky Hayden dan Casy Stoner.

“Saya tidak tahu apa yang dikatakan tim lain, tapi itu tidak begitu penting bagi kami, performa terbaik tim tidak hanya terikat pada motor atau pembalap, itu seluruh struktur, sehingga setiap tim memiliki jalurnya sendiri untuk mencoba lakukan yang terbaik,” terang pria Spanyol itu.

Puis sadar bahwa ada banyak pihak yang cemburu dengan Marquez.

“Jika kita memiliki pembalap ini, kita memiliki pembalap itu dan tim lain dapat mencoba untuk mendapatkannya, saya tidak berpikir itu poin penting,” ujarnya lagi.

Puig sendiri menegaskan bahwa gelar juara dunia Honda selama ini bukan semata-mata karena faktor Marquez saja, tapi memang Honda adalah motor juara, jelas ia tak meremehkan kemampuan Marquez.

“Melihat sejarah kejuaraan, Honda telah memenangkan banyak gelar dengan pembalap yang berbeda, termasuk Rossi, Hayden, Marc, Casey.

Itu bukan fakta,” jelas Puig dengan klaim bahwa Honda hanya menang dengan Marquez saja. (DN/eV)

4 COMMENTS

  1. klw mmng motor juara kenapa xfuera kandas🤣.
    kenapa juga pedrosa gk bisa menang berturut seperti mm93 bukanya pedrosa udah 13 thn dihonda😂

  2. Seandainya mm93 pindah pasti honda tepok jidat, mm93 ud di bilang begitu bukannya pindah malah perpanjang kontrak sampe 4tahun, w jadi ke pengin mm93 putus kontrak n pindah tim lain biar biar puig nangis

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here