Home Moto2 Matteo Ungkap Dimas Ekky Kurang Nyaman di Timnya

Matteo Ungkap Dimas Ekky Kurang Nyaman di Timnya

Matteo Ungkap Dimas Ekky Kurang Nyaman di Timnya
Dimas Ekky Pratama (Idemitsu Honda Team Asia) Moto2 2019 / runganSport © Instagram/Honda Team Asia.

Jakarta, runganSport — Dalam ulasan terbarunya di kanal YouTube AUTO JURNAL yang dibawahkan oleh Aishah Gray, komentator kondang MotoGP di Indonesia, Matteo Guerinoni mengungkapkan banyak hal menarik setelah seri keempat MotoGP musim 2019 ini, yan berlangsung Minggu (5/5) kemarin di sirkuit Jerez, Spanyol.

Pembahasan Matteo mulai dari kelas Moto3, Moto2 dan MotoGP, tapi salah satu poin yang menarik adalah kondisi tim Dimas Ekky Pratama.

Dimas berhasil tampil satu musim penuh tahun ini bersama Idemitsu Honda Team Asia, bertandem dengan pembalap asal Thailand, Somkiat Chantra.

Honda Team Asia tak hanya turun di kelas Moto2, tapi di Moto3 juga.

Kedua rider Moto3 mereka sama-sama berasal dari Jepang.

Tapi, ada sesuatu yang sedikit kurang baik tentang Dimas di timnya saat ini, masalah kondisi di paddock yang mungkin bisa dikatakan “kurang perhatian” kepada Dimas.

Hal ini menyusul performa Dimas yang masih belum bisa sebaik rekan setimnya, Somkiat Chantra.

Bahkan dari keempat pembalap Honda Team Asia di dua kelas saat ini, Dimas memang menjadi pembalap yang paling kesulitan.

Lebih lanjut Matteo mengungkapkan bahwa suasana di Honda Team Asia saat ini masih kurang baik untuk Dimas, kurang menarik dan kurang ceria.

Mungkin juga bisa disebabkan oleh cara kerja orang-orang Jepang dan Indonesia, Dimas yang dari Indonesia mungkin belum terbiasa dengan strategi dan cara kerja tim-tim dari Jepang.

Masalah lainnya adalah bahwa dari empat pembalap Honda Team Asia saat ini di kelas Moto3 dan Moto2, tiga diantaranya adalah pembalap Aoyama semua, sementara Dimas yangtiba-tiba bergabung dan datang dari Indonesia, kemungkinan kurangnya mendapat perhatian mungkin disebabkan oleh hal ini.

Matteo sangat berharap Dimas tak akan terpengaruh masalah ini, meski diakui kondisi ini akan dapat merusak konsentrasi, tapi Matteo ingin Dimas hanya fokus untuk balapan saja, meningkatkan performa dan jangan peduli dengan apapun yang terjadi di balik paddock.

Empat seri sejauh ini, Dimas memang belum bisa mencetak poin di papan klasemen, sementara Chantra berhasil mendapat enam poin usai finis sepuluh besar di Moto2 Argentina lalu.

Dimas dan Chantra tahun ini sama-sama berstatus debutan di kelas menengahn itu. (DN/eV)