Home Paddock Melandri: Rossi Sudah Terlalu Tua untuk MotoGP

Melandri: Rossi Sudah Terlalu Tua untuk MotoGP

Melandri: Rossi Sudah Terlalu Tua untuk MotoGP
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) Tes Pra-musim MotoGP 2020 Sepang, Malaysia 2020 / runganSport © MotoGP.

Suka atau tidak suka, dengan usia 41 tahun sekarang Valentino Rossi akan semakin sulit bersaing dengan para rider muda, tapi bagi pembalap hasil buruk lebih dapat
diterima ketimbang harus pensiun.

Milan, runganSport — Setelah musim 2010 yang lalu, Marco Melandri beralih dari MotoGP ke kejuaraan balap dunia Superbike, Oktober lalu ia menjalani kejuaraan dunia terakhirnya di Qatar. Melandri, sekarang berusia 37 setengah tahun, dan sudah pensiun.

Dari 1998 hingga 2010, pembalap Italia itu berada di balap Grand Prix, sejak 2003 di kelas utama MotoGP. Melandri telah memenangkan 22 balapan dan meraih 62 podium.

Pada tahun 2002 ia menjadi juara dunia kelas 250cc, runner-up kelas 125 pada 1999 dan di MotoGP 2005.

Melandri bukan pembalap tertua yang pernah merasakan persaingan MotoGP, sekarang masih ada pembalap Italia, Valentino Rossi, yang tahun ini menjalani balapan dengan
usia 41 tahun.

Karena usianya yang semakin tua, Rossi hanya mencetak dua podium sepanjang 2019 lalu, sementara kemenangan terakhirnya di Assen pada 25 Juni 2017 silam.

The Doctor yang semakin tua bahkan belum memutuskan apakah akan melanjutkan setelah musim 2020.

Tak bermaksud meremehkan Rossi, media bertanya-tanya apakah dia sekarang sudah terlalu tua untuk kelas MotoGP dengan usia 41.

“Tentu saja, meskipun itu sulit diterima. Tapi Anda harus jujur dengan dirimu sendiri.

Ini tidak baik jika Anda mendorong sepanjang waktu dan Anda tidak bisa menjadi lebih baik.

Pembalap saat ini di 20 adalah generasi yang berbeda. Anda punya gaya balap yang berbeda, kebugaran berbeda, dan pikiran Anda berbeda,” Melandri dalam wawancara eksklusif dengan Speedweek.

Melandri juga memberikan pendapatnya tentang penerus Rossi, Fabio Quartararo.

“Quartararo tidak pernah secepat ini dalam kariernya, tapi sekarang ia mendapat motor terbaik untuk gaya balapnya.

Sekarang prestasinya telah meledak. Tidak ada yang senang ketika Rossi pensiun. Setidaknya dari semua Dorna, uang didapat darinya,” terang pria Italia itu.

“Pensiun jauh lebih sulit daripada tetap lanjut dengan hasil buruk. Lawan Anda yang sebenarnya adalah waktu, dan Anda tidak dapat membeli waktu.

Baca: Marquez: Rossi Sangat Penting, Tak Mungkin Dibuang Yamaha

Itu selalu berkembang. Seorang pembalap harus menerima itu, dan kehidupan akan berubah kemudian,” pungkas Melandri. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here