Michelin Akhirnya Tangggapi Dugaan Kecurangan Tekanan Ban di MotoGP Spanyol

0
9934
Michelin Akhirnya Tangggapi Dugaan Kecurangan Tekanan Ban di MotoGP Spanyol
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) Race MotoGP Jerez, Spanyol 2022 / runganSport © MotoGP.

Michelin menegaskan bahwa tidak ada yang bermain dengan tekanan ban, karena itu hal yang berbahaya dengan efek sangat buruk.

Milan, runganSport — Motorsport Magazine memuat laporan tentang tekanan ban untuk pembalap MotoGP di sirkuit Jerez lalu.

Dalam data tersebut, empat pembalap dianggap memiliki tekanan ban lebih rendah dari batas minimum yang ditentukan.

Termasuk salah satunya Francesco Bagnaia dari tim Ducati Lenovo yang memenangkan balapan.

Karena itu pihak Ducati bergerak cepat memberikan tanggapan mereka.

Kini, giliran pihak Michelin sebagai pemasok ban memberikan pandangnnya.

Michelin sendiri sebenarnya bukan pihak yang masuk dalam perselisihan ini, karena hanya sebagai pemasok ke pembalap dan tidak membuat aturan.

Manajer Michelin, Piero Taramasso memberikan penjelaskan tentang tekanan ban.

“Data itu benar, tapi harus dijelaskan.

Michelin memasok ban ke semua peserta MotoGP dan kami menunjukkan tekanan minimum yang harus dihormati, kemudian MSMA, IRTA dan Dorna telah memutuskan untuk bekerja sama dengan berbagai data semua pembalap,” kata Taramasso kepada GPOne.

“Hal ini dilakukan untuk memahami bagaimana sistem bekerja kemudian menerapkan yang lebih kuat tahun depan, dengan sensor terpadu, yang memiliki toleransi yang sama, dan dengan seluruh transfer data yang hanya dapat diakses oleh Dorna dan IRTA. Hanya dalam hal itu tindakan dapat diambil,” sambungnya menerangkan.

Untuk tahun ini masih belum memungkinkan?

“Tidak, karena tim menggunakan bahan yang berbeda, beberapa McLaren, beberapa LDL, beberapa 2D.

Mereka adalah sensor dengan toleransi berbeda dan saluran transmisi terbuka, siapapun dapat memodifikasi data itu. Berbeda dengan yang terjadi di Moto2 dan MotoE.

Sekarang kami bekerja dengan kepercayaan, tim tahu nilai mana yang harus dihormati dan mereka juga tahu bahwa mereka tidak bisa bermain dengan tekanan karena konsekuensinya bisa menjadi bencana.

Tidak ada yang berani balapan dengan tekanan lebih/kurang dari yang kami tunjukkan,” sambung Taramasso.

Baca: Bagnaia Dituding Menang Curang MotoGP Spanyol, Ducati Beri Penjelasan

Lebih lanjut, GPOne menyebut bahwa laporan di artikel Motorsport Magazine tidak menyebut seberapa jauh batas tersebut dilanggar. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here