Home Paddock MotoGP Gelar 22 Seri Balap Mulai 2022

MotoGP Gelar 22 Seri Balap Mulai 2022

MotoGP Gelar 22 Seri Balap Mulai 2022
Valentino Rossi & Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha) MotoGP Misano, San Marino 2019 / runganSport © Yamaha MotoGP.

MotoGP berencana akan menambah jumlah balapan dalam satu tahun menjadi 22 seri mulai 2022 mendatang.

Misano, runganSport — Saat ini MotoGP berlangsung sebanyak 19 seri balap dalam satu musim.

Tiap tahunnya, MotoGP dibuka di Qatar pada Maret dan betakhir di final Valencia di Oktober.

MotoGP Thailand menjadi seri paling baru, setelah bergabung sejak musim 2018 kemarin.

Tahun depan, MotoGP akan berlangsung sebanyak 20 seri dengan masuknya Finlandia.

Dorna Sport kedepannya akan merencanakan balapan lebih ramai lagi di tiap tahunnya.

Carmelo Ezpeleta mengonfirmasi bahwa mulai 2022 MotoGP setidaknya akan berlangsung sebanyak 22 balapan dalam setahun.

Di akhir pekan San Marino kemarini, bos Dorna itu menyebut penambahan ini untuk mengakomodasi negara-negara yang ingin masuk sebagai tuan rumah, termasuk Portugal, kemudian Indonesia rencananya mulai 2021 mendatang.

Para pembalap MotoGP beda pendapat terkait jumlah balapan dalam satu musim, ada yang menerima dan ada juga yang keberatan.

“Setidanya tes harus berkurang. Kit akan punya banyak balapan dan sedikit istirahat.

Balapan terus dan butuh tidak istirahat akan menyulitkan.

Saya suka banyak balapan, jadi tak ada masalah, tapi tes harus
dikurangi,” kata pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales dalam berita Crash.

Sementara pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pol Espargaro punya pandangan berbeda dari Vinales.

“Tidak hanya untuk kita tapi untuk semua keluarga yang bekerja di sini untuk semua seri, lebih banyak seri berarti lebih banyak hari di luar rumah.

Tidak ada yang menginginkan itu tapi kami bekerja dan lebih banyak balapan berarti lebih banyak orang dapat melihat kami dan itu bagus,” katanya.

“Saya pribadi ingin waktu lebih banyak di rumah, tapi jika saya
menjawab bos saya, saya katakan saya perlu lebih banyak tes!” tambah Pol.

Sementara pembalap pendatang baru satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo merasa tak masalah dengan 22 balapan setahun dan tes tak perlu dikurangi.

Quartararo masih muda dan juga hidup jauh dari orang tuanya. Jadi, hal ini tidak terlalu menggangu kehidupan sehari-harinya diluar MotoGP.

“Jujur bagi saya itu bukan masalah. Saya suka mengendarai motor ini dan itulah yang saya sukai untuk melakukan lebih dari apa pun dalam hidup saya.

Saya suka berkendara sepanjang waktu dalam tes, Latihan Bebas, Kualifikasi dan Pemanasan.

Saya menikmatinya seperti anak kecil, jadi bagi saya tak masalah dengan 22 balapan, juga dengan jumlah tes yang sama,” seru rider Prancis itu. (DN/eV)

NEXT: Marquez ke Fan Rossi: Silakan Teriak Sesukanya

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here