Pengamat: Rossi Pensiun MotoGP Sepi Penonton, Tiga Tahun Rugi 1,6 Triliun

0
431
Pengamat: Rossi Pensiun MotoGP Sepi Penonton, Tiga Tahun Rugi 1,6 Triliun
Marc Marquez (Repsol Honda) MotoGP Mandalika, Indonesia 2022 / runganSport © MotoGP.

Dorna Sports gagal mempersiapkan diri dengan baik selepas Valentino Rossi pensiun, menjadi salah satu penyebab turunnya jumlah penonton.

Milan, runganSport — MotoGP musim 2022 telah berjalan sukses dan berakhir dengan sejarah bagi pabrikan Ducati.

Bologna akhirnya kembali menjadi juara dunia setelah penantian panjang 15 tahun lamanya.

Casey Stoner memberikan mahkota pertama kali untuk tim Merah pada 2007, baru bisa diulang oleh Francesco Bagnaia di tahun 2022 ini.

Meski MotoGP 2022 mencatatkan banyak rekor dan peristiwa besejarah, tapi di satu sisi mereka kehilangan banyak penonton.

Tahun ini ada banyak penurunan jumlah penonton yang datang langsung ke sirkuit.

Menurut pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat, ada banyak faktor yang mempengaruhi mengapa MotoGP sekarang menjadi sepi penonton.

Beberapa hal yang menjadi kesalahan adalah bagaimana Dorna Sports mempersiapkan diri setelah pensiunnnya bintang Italia, Valentino Rossi.

Juga diperburuk oleh pembalap Spanyol, Marc Marquez yang sering absen untuk waktu yang lama.

“Dorna telah mengatur pensiunnya Valentino Rossi secara fatal.

Sedemikian rupa sehingga 6 bulan pertama kejuaraan (2022) menjadi bencana nyata di tingkat penonton dan penggemar di sirkuit,” kata Pernat memberikan komentar, berbicara kepada PaddockTV, seperti dikutip Motosan.es.

Selain itu, pria asal Italia itu menambahkan bahwa; “Saya tahu bahwa jauh di lubuk hati Bridgpoint, yang menguasai MotoGP, telah kehilangan 100 juta Euro dalam 3 tahun.

Jika Carmelo Ezpelata tidak melakukan sesuatu, mereka akan bilang ‘Mr. Carmelo menghasilkan uang atau kami mengambil 12% sahamnya dan menyuruhnya jalan-jalan’,” demikian kata Pernat.

Baca: Ternyata Ini Penyebab Ducati Tak Gaet Raul Fernandez

Sepanjang musim 2022 ini ada total 2,4 juta penonton yang hadir langsung di sirkuit, turun sekitar 10% dibanding tahun 2019. (rs/gp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here