Home Paddock Pengerjaan Sirkuit MotoGP Mandalika Capai 40 Persen

Pengerjaan Sirkuit MotoGP Mandalika Capai 40 Persen

Pengerjaan Sirkuit MotoGP Mandalika Capai 40 Persen
Sirkuit Jalan Raya Mandalika, NTB 2020 / runganSport © Instagram/ITDC.

Pembangunan sirkuit jalan raya untuk MotoGP di Mandalika, Lombok tengah berjalan hampir setengah jalan, sudah rampung 40 persen.

Jakarta, runganSportAbdulbar M Mansoer yang menjabat sebagai Direktur Utama di Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), menjelaskan bahwa perkembangan pembangunan Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) saat ini sudah mencapai 40 persen.

Pihaknya kini tengah melakukan pekerjaan dasar (ground work) menggali tanah sedalam 1 meter sepanjang 42 kilometer.

Proses ini adalah usaha untuk pembersihan sebelum memasuki proses pengaspalan, yang dijadwalkan akan mulai dilaksanakan pada Juli nanti, galian 1 meter itu akan dipasang geo textile.

“Agar tidak merembes nantinya, substrat (dulu) baru aspal. Tiga lapis karena ini kecepatan tinggi,” terang Abdulbar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Jakarta, sebagaimana dimuat Merdeka.

Proses pengaspalan sirkuit sendiri tak akan berjalan lama, tapi harus diperlakukan dengan hati-hati, memastikan dengan baik ada akan ada banjir dan genangan air menggangu lintasan nantinya.

“Misalnya jika banjir atau hujan 30 menit harus kering, toleransinya itu cuma 2 mili,” sambungnya menjelaskan.

Sirkuit kebanggaan NTB untuk gelaran MotoGP Indonesia ini diharapkan bisa selesai pada Oktober nanti, atau paling lampat pada Desember tahun ini.

Adapun nilai investasi pembangunan sirkuit Mandalika yang dilakukan PT Waskita Karya (Persero) sebesar Rp700 miliar.

Sementara untuk total pembangunan kawasan Mandalika yakni USD 1,3 miliar atau sekitar Rp17,7 triliun. Rinciannya Vinci Contraction sebanyak USD 1 miliar, sisanya USD 300 juta berasal dari 7 hotel.

Baca: Rossi Gabung Aprilia di MotoGP 2021?

“Sirkuit itu (Mandalika) Rp700 miliar dari kami, kita investornya,” tutup Abdulbar. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here