Home Paddock Penyebab Rider Honda Lainnya Tak Secepat Marquez

Penyebab Rider Honda Lainnya Tak Secepat Marquez

Puig: Rider Honda Lainnya Terlalu Lambat Dibanding Marquez
Marc Marquez (Repsol Honda) MotoGP Aragon, Spanyol 2019 / runganSport © MotoGP.

Tiga pembalap Honda lainnya tak ada yang tampil secepat Marc Marquez, kenapa dan apa penyebabnya?

Aragon, runganSport — Bintang muda Cervera, Marc Marquez telah menjadi jaminan kesuksesan bagi Repsol Honda.

Di MotoGP musim 2019 ini, ia akan mengunci gelar juara dunia keenamnya di kelas utama atau yang ketujuh di semua kelas.

Di klasemen sementara saat ini, Marquez telah mengumpulkan 300 poin setelah seri Aragon.

Dengan jumlah poin ini, Marquez menjadi pembalap dengan poin terbanyak ketimbang poin kedua pembalap di tim pabrikan lainnya, kecuali Mission Winnow Ducati.

Artinya, jika poin Valentino Rossi dan Maverick Vinales digabung, itu tak akan sampai 300 poin, begitu juga dengan Alex Rins dan Joan Mir, Johann Zarco dan Pol Espargaro, dan tim-tim lainnya.

Sementara rider Satelit LCR Honda Castrol, Cal Crutchlow adalah pembalap Honda terbaik kedua, tapi ada di urutan sembilan klasemen sementara.

Dua podium ketiga adalah hasil terbaiknya sejauh ini di musim 2019.

Sementara Takaaki Nakagami juga tak lebih baik dari rider Inggris itu, lain kondisinya dengan Jorge Lorenzo yang sedang ditimpa banyak cedera.

“Masalahnya adalah pembalap lain yang tidak unggul dengan motor yang sama,” kata bos tim Repsol Honda, Alberto Puig kepada DAZN Spanyol, sebagaimana dimuat MotorSport-Total.

“Hanya satu yang menang dengan itu (Honda),” tambahnya menjelaskan.

Tentu ini peringat yang jelas untuk Crutchlow dan Lorenzo, karena mereka punya motor yang sama dengan Marquez.

Crutchlow belum berhasil menang sejauh musim ini, terlepas dari dua podiumnya, ia sebagian besar mengakhiri balapan di antara posisi enam dan delapan besar saja.

Tahun lalu, Crutchlow hanya tiga kali naik podium sampai cedera di Australia, tetapi ia berhasil menyumbang kemenangan untuk Honda.

Menanggapi komentar bos Repsol Honda, Crutchlow menilai hal itu masih dalam batas wajar.

“Saya kira dia tidak melebih-lebihkan,” jawab Crutchlow merujuk pada pernyataan Puig.

“Jika Anda mengenal Puig, maka Anda tahu ia adalah karakter seorang pejuang, ia mencintai apa yang dilakukan Marquez dan saya tidak berpikir pernyataannya di luar konteks, karena ia ingin menekan kami, kita bereaksi terhadap Marquez, kadang itu mungkin, kadang tidak, dia tahu kenyataan,” sambungnya

Jadi tiga pembalap Honda lainnya terlalu lambat menurut Puig?

“Anda tidak cukup cepat jika Anda tidak bisa mengalahkan orang lain, jadi saya setuju dengannya (Puig),” jawab rider bernomor start #35 itu.

“Tapi dia juga cukup pintar untuk mengetahui bahwa tidak ada orang lain di paddock, siapa yang bisa melakukan apa yang bisa saya lakukan Marquez,” keluh Crutchlow yang merasa motor Honda hanya dioptimalkan untuk Marquez.

Terlepas dari kata-kata Puig yang sering keras, Crutchlow percaya bahwa mantan pembalap itu sudah melakukan hal yang benar.

“Saya dapat mengatakan dia adalah bos yang sangat baik, dia mendengarkan dan mencoba untuk mendukung tuntutan kami, dia baik bagi Marquez dan dia baik pada saya, saya pikir dia juga bekerja sangat baik dengan Honda, dia punya cukup pengalaman dan tahu balap, yang merupakan salah satu alasan dia menjadi seorang manajer yang hebat,” puji Crutchlow. (DN/eV)

NEXT: Zarco Menyesal Dulu Tolak Repsol Honda

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here