Pernat: Jangan tersinggung, Hanya Marquez Ada Hasil di Honda

0
4995
Pernat: Jangan tersinggung, Hanya Marquez Ada Hasil di Honda
Marc Marquez (Repsol Honda) MotoGP Portimao, Portugal 2021 / runganSport © MotoGP.

Hanya Marc Marquez yang memberikan hasil di Repsol Honda, sementara yang lainnya hanya sedikit.

Roma, runganSport — MotoGP musim 2020 kemarin benar-benar menjadi kemarau kering bagi Honda, terutama tim pabrikan Repsol Honda.

Karena pembalap utama mereka, Marc Marquez cedera di seri pembuka dan absen selama sisa musim.

Digantikan oleh penguji HRC, Stefan Bradl dengan hasil jauh berbeda, tanpa kemenangan dan hanya mengemas dua podium lewat rookie Alex Marquez.

Awal 2021 ini hasil pahit kembali dirasakan Honda, dimana pembalap mereka tak ada yang berhasil mendarat di podium.

Di seri ketiga juga sekali lagi tanpa podium, tapi harapan baru muncul usai performa apik Marc Marquez dalam comebacknya.

Dalam kondisi masih patah lengan, karena belum sembuh 100%, Marquez berhasil menyelesaikan balapan di posisi ketujuh.

Hasil ini benar-benar jauh di atas perkiraan dan tentu menjadi sinyal positif untuk tim kedepannya, semakin lengannya sembuh maka Marquez semakin kompetitif.

Pengamat MotoGP dari Italia, Carlo Pernat dengan tegas mengatakan bahwa hanya Marquez yang bisa memberikan hasil di Honda, sementara yang lainnya sangat sedikit memberikan hasil.

“Jika Marc Marquez benar-benar bisa kembali 100%, kami akan melihatnya di balapan berikutnya, tapi apa ysudah ang dia tunjukkan di Portugal sudah banyak,” kata Pernat memberikan opininya.

“Itu adalah fenomena dan jika ada yang bisa menjadi sama setelah cedera seperti dia, itu adalah Marc Marquez,” sambung pria Itali itu sebagaimana dimuat Motosan.

Setelah absen sembilan bulan, Marquez tampil untuk pertama kalinya di Portimao, langsung mendapat hasil yang cukup baik meski sekarang Honda bukan lagi motor yang sesuai dengan gayanya.

“Tapi itu bukan lagi motornya, mereka (Honda) telah melunakkannya dan secara paradoks, telah menjauh dari karakteristik yang disukai Marquez.

Saya tidak tahu apakah dia harus berusaha lebih keras dengan bahu dan kondisi fisiknya atau menggunakan RC213V untuk preferensinya.

Tapi mereka harus mendengarkan dia dalam segala hal, juga karena, tanpa menyinggung, selain Marc Marquez di Honda, sangat sedikit jika kita melihat hasilnya,” demikian Pernat menilai.

Baca: Balapan Moto3 Sebenarnya Melanggar Hukum, Kok Bisa?

Marquez berhasil finis ketujuh di portimao, sebagai pembalap Honda teratas, mengalahkan rekan setimnya yang baru, Pol Espargaro. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here