Home Paddock Pernat: Penggemar Harus Paham Rossi Tak Bisa Menang Lagi

Pernat: Penggemar Harus Paham Rossi Tak Bisa Menang Lagi

Pernat: Penggemar Harus Paham Rossi Tak Bisa Menang Lagi
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) Konferensi Pers MotoGP Silverstone, Inggris 2019 / runganSport © MotoGP.

Valentino Rossi saat ini sudah sangat sulit untuk menang, hasilnya di tiap pekan balap berkisar di tiga besar sampai enam besar.

Silverstone, runganSport — Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi berhasil mengunci posisi start kedua di MotoGP Inggros. Jadi, Rossi punya peluang baik untuk naik podium di Silverstone.

Namun sayangnya, rider Italia itu tak mampu mengimbangi kecepatan tertinggi dan harus puas di posisi finis keempat.

Rossi bahkan harus rela dikalahkan oleh sang tandem, Maverick Vinales yang naik podium tiga, alasan Rossi adalah soal daya cengkeraman yang hilang di ban belakang.

Rossi terakhir kali naik podium di MotoGP Amerika awal musim, setelah itu ia belum bisa kembali ke atas podium.

Apakah sekarang Rossi sudah dekat dengan masa pensiunnya?

Pemgamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat melihatnya secara berbeda, bahkan Rossi masih akan tetap di MotoGP dan posisinya sangat penting, soal pensiun nampaknya masih sangat jauh.

“Saya tidak berpikir Rossi telah mendekati akhir karirnya. Saya melihatnya sebagai seorang pembalap, yang memiliki fisik dan pergelangan tangan seperti seorang anak berusia 25 tahun.

Tetapi di kepalanya (cara berpikir) Rosi berusia 40 tahun. Dan dengan kondisi usia ini Anda mengambil risiko lebih sedikit, dan pergelangan tangan merasakannya,” kata Pernat kepada GPOne, sebagaimana dimuat Speedweek.

“Saya pikir Rossi akan selalu dekat dengan podium dan finish di suatu tempat antara ketiga dan keenam.

Dia juga tahu itu. Saya kira dia telah banyak bertanya pada dirinya sendiri akhir-akhir ini.

Rossi mampu menunjukkan beberapa penampilan hebat dalam Lalihan Bebas, tapi dalam balapan dia tidak dapat mencapai tujuannya, yang memang tidak mudah,” sambung Pria Italia itu dengan percaya diri.

Pernat meyakini bahwa Rossi masih menjadi daya tarik utama penonton saat ini dan posisinya masih sangat penting.

“Rossi harus tetap di dunia (balap) ini, karena orang ingin melihat dan mendukungnya, mereka hanya harus memahami bahwa dia sekarang adalah pembalap untuk posisi ke tiga sampai enam besar. Lagipula dia adalah legenda hidup, dan dia tahu semuanya dengan baik,” demikian Pernat.

Kesimpulannya adalah bahwa Rossi yang sekarang secara finis masih kuat dan sebugar pembalap berusia 25 tahun, tapi cara pandangnya soal balapan dan semua aspek lainnya dilandasi oleh pikiran 40 tahun, dalam arti sederhara Rossi masih sanggup balapan, tapi tak bisa lagi senekat dulu.

Penonton harus tahu dan sadar bahwa Rossi saat ini hanya bisa berada di antara tiga besar sampai enam besar, itulah hasil ideal bagi Rossi di tiap pekan balapnya sekarang. (DN/eV)

NEXT: MotoGP Inggris: Marquez Kalah Karena Khawatir Jatuh

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here