Home Paddock Pernat Ungkap Negosiasi Rossi dan Petronas Bermasalah

Pernat Ungkap Negosiasi Rossi dan Petronas Bermasalah

Pernat Ungkap Negosiasi Rossi dan Petronas Bermasalah
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) Tes pra-musim MotoGP 2020 Sepang, Malaysia 2020 / runganSport © Getty Images.

Carlo Pernat mengungkap bahwa proses negosiasi antara Valentino Rossi dan Petronas Yamaha SRT sedang dalam masalah terkait jumlah kru yang boleh ikut.

Roma, runganSport — Pembalap Italia, Valentino Rossi sudah jauh-jauh hari diprediksi akan merapat ke tim Satelit Petronas Yamaha SRT.

Yamaha pabrikan sudah memutuskan untuk tidak menggunakan Rossi lagi mulai 2021, dan nama Petronas selalu disebut-sebut sebagai favorit tujuan The Doctor selanjutnya.

Benar saja, pihak Yamaha, Petronas dan Rossi sendiri kini mulai terbuka, bahwa memang ada rencana untuk Rossi bergabung dengan tim asal Malaysia itu.

Tapi, pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat menilai negosiasi Rossi dan Petronas saa ini tengah bermasalah, bukan soal uang atau paket motor, melainkan jumlah kru Rossi yang boleh bergabung.

“Masalah dengan negosiasi antara Rossi dan Petronas buka tentang uang atau motor, tapi berapa banyak anggota tim Rossi yang bisa dia bawa,” terang Pernat dalam wawancara dengan GPOne.

Pihak Petronas sangat membatasi jumlah orang yang boleh dibawa oleh Rossi, sementara Rossi sangat membutuhkan format krunya.

“Sepertinya Petronas hanya akan mengizinkan Rossi membawa dua orang, yakni kepala mekanik David Munoz dan ahli telemetri Matteo Flamigni, tapi pasti Rossi ingin lebih,” sambung pria Italia itu menjabarkan.

Sementara itu di sisi lain, Petronas sendiri akan semakin bermasalah karena Quartararo pasti juga akan membawa beberapa anggota timnya di Petronas ke tim pabrikan Yamaha musim depan.

Baca: Criville: Rossi Akan Sulit Menang Lagi

“Masalah bagi Petronas juga akan muncul karena Quartararo pasti ingin membawa timnya ke Yamaha, jadi Petronas pasti ingin menunjukkan kekuasaan sebagai tim,” demikian Pernat menganalisa. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here