Petrucci: Bagnaia Sekarang Berubah Menjadi Predator

1
8195
Petrucci: Bagnaia Sekarang Berubah Menjadi Predator
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) Race MotoGP Sepang, Malaysia 2022 / runganSport © MotoGP.

Danilo Petrucci memuji performa luar biasa Francesco Baganaia di MotoGP musim 2022.

Roma, runganSport — Pembalap Italia, Danilo Petrucci pensiun dari MotoGP-nya di Valencia setahun yang lalu.

Petrucci kemudian sempat mengikuti Reli Dakar dengan KTM pada bulan Januari.

Dia kemudian kembali bersama Ducati dalam balapan MotoAmerica Superbike yang menyegel posisi runner-up.

Di seri Thailand beberapa waktu lalu Petrucci kembali merasakan persaingan di MotoGP bersama Suzuki Ecstar, menggantikan pembalap Spanyol, Joan Mir yang cedera.

Selama balapan di Thailand, Petrucci merasakan langsung dominasi para rider Ducati.

Pabrikan asal Bologna ini menurunkan total delapan motor dalam balapan, enam di antaranya sudah berhasil naik ke podium sepanjang MotoGP 2022.

“Ini semua berkat Gigi Dall’Igna,” kata Petrucci berbicara kepada Gazetta dello Sport, seperti dimuat Speedweek.com.

“Andrea Dovizioso dan saya sering bingung tentang apa yang dia lakukan kepada kami karena kami tidak mengerti apa gunanya.

Tapi seperseribu di sini, beberapa ribu di sana, pada akhirnya Anda menemukan sepersepuluh yang Anda gunakan untuk memenangkan balapan di MotoGP sekarang,” pujinya.

Selain motor, faktor pembalap seperti Francesco Bagnaia saat ini menjadikan Ducati sulit dikalahkan.

“Bagnaia telah berubah dari mangsa menjadi pemangsa mengingat bagaimana musim dimulai dan bagaimana perkembangannya sekarang,” kata Petrucci memuji.

“Sayangnya, Fabio telah berubah menjadi kelinci untuk berburu, dia harus menghadapi semua Ducati di sekelilingnya.

Tanpa ragu, saya tidak berharap Pecco begitu bagus dan konsisten.

Di paruh pertama musim, sepertinya semuanya sudah hilang,” sambung Petrucci.

“Saya juga menyukai Fabio. Sampai beberapa bulan yang lalu, tidak terpikirkan oleh seorang pembalap untuk bertarung dengan tujuh pembalap Ducati.

Baca: Gagal Juara Dunia, Aleix Cerita Masalah Aneh Motor Aprilia

Ketika Anda melihat diri Anda kehilangan lebih banyak poin, Anda memberikan segalanya, tapi itu tidak cukup, normal untuk merasa sedih,” demikian pendapat Petrucci. (rs/gp)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here