Home Paddock Redding: Setelah Lorenzo, Giliran Rossi Pensiun

Redding: Setelah Lorenzo, Giliran Rossi Pensiun

Redding: Setelah Lorenzo, Giliran Rossi Pensiun
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) MotoGP Valencia, Spanyol 2019 / runganSport © MotoGP.

Satu per satu pembalap senior mulai pensiun, di sisi lain ada begitu banyak pembalap muda yang mulai naik ke kelas utama MotoGP.

Valencia, runganSport — Pembalap asal Inggris, Scott Redding keluar dari MotoGP pada akhir musim 2018 yang lalu, kemudian pindah ke kejuaraan BSB membela Ducati selama 2019.

Untuk tahun depan, ia akan menggantikan rider Spanyol, Alvaro Bautista di Ducati Superbike, sementara Bautista pindah ke Honda, keduanya sama-sama mantan pembalap MotoGP.

Redding juga masih mengikuti perkembangan dan suasana terkini di MotoGP, menyusul keputusan besar pembalap Spanyol, Jorge Lorenzo yang memilih pensiun, Reddding juga memberikan tanggapannya.

“Saya mengerti bagaimana artinya gagal. Dia (Lorenzo) adalah juara dunia dan telah mencapai lebih dari saya.

Saya hanya bisa membayangkan betapa sulit baginya dalam kondisi seperti ini.

Kenapa dia harus terus menderita? Padahal dia memiliki 100 juta (euro) di rekening banknya, juga ada beberapa rumah bagus dan merupakan juara dunia.

Jadi mengapa tidak pensiun? Saya pikir ini keputusan terbaik,” kata mantan rider Aprilia itu sebagaimana dimuat Tuttomotoriweb.

Selain berbicara tentang pensiunnya X-Fuera, Redding juga memberikan komentarnya soal rider Italia, Valentino Rossi.

Menurutnya, jagoan Monster Energy Yamaha itu bisa saja pensiun setelah MotoGP 2020 nanti.

“Selama Anda sukses, tidak ada alasan untuk pensiun.

Tapi jika Anda jatuh dan Anda seorang rider muda, maka bertahan dan berjuang.

Tapi pada usia tertentu Anda pasti bertanya-tanya mengapa Anda harus tetap lanjut jika Anda jatuh.

Jika kemudian (setelah periode dua tahun di Ducati) Rossi tidak mencapai hasil yang baik, dia pasti akan keluar,” kata Redding memberikan pendapatnya.

Saat ini memang sudah banyak pembalap yang semakin tua, di satu sisi juga pembalap muda banyak berdatangan dalam beberapa tahun terakhir ini.

Termasuk pembalap Ducati, Andrea Doizioso yang bisa saja keluar setelah cukup lama di MotoGP.

“Pembalap ini memiliki usia tertentu, pembalap muda datang lebih cepat. Marquez menghancurkan mereka semua dan semua pembalap tua tidak lagi punya keinginan untuk mengambil risiko yang kebih besar.

Dan itu sudah berlangsung bertahun-tahun. Lorenzo adalah pembalap yang hebat, bahkan jika dia adalah pria yang aneh.

Tapi setiap orang adalah apa adanya. Dan pada zamannya dia tak terbendung. Saya bertarung melawannya dan belajar banyak darinya. Karena itu, saya berharap yang terbaik untuk masa pensiunnya,” seru anak Inggris itu. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here