Home Paddock Rencana Zarco Rampas Posisi Crutchlow di LCR

Rencana Zarco Rampas Posisi Crutchlow di LCR

Rencana Zarco Rampas Posisi Crutchlow di LCR
Johann Zarco (LCR Honda Idemitsu) MotoGP Sepang, Malaysia 2019 / runganSport © MotoGP.

Johann Zarco mengklaim Honda punya masa depan lebih baik dengannya, ketimbang dengan Cal Crutchlow yang sudah punya anak dan terhitung sudah tua.

Milan, runganSport — Akhir musim 2019 ini pembalap Prancis, Johann Zarco berkesempatan membalap bersama tim lapis kedua Honda di MotoGP, yakni LCR Honda.

Zarco tampil di MotoGP Australia, Malaysia dan final Valencia.

Ia datang dengan status sebagai pembalap pengganti sementara untuk rider Jepang, Takaaki Nakagami.

Penampilan Zarco terbilang cukup baik bersama Honda ketimbang sebelumnya dengan KTM.

Di Australia, ia berhasil finis ke-13 dalam seri debutnya dengan mesin RC213V, kemudian di Malaysia berhasil bertarung memperebutkan posisi delapan sebelum terjatuh karena kesalahan pembalap lain.

Untuk tahun 2020, sayangnya Zarco belum mendapat tempat yang pasti di MotoGP, dan kemungkinan besar ia akan turun kembali ke Moto2.

Melihat 2021, Zarco berencana membuat dirinya untuk bisa tampil di LCR Honda lagi, dengan jalan merebut posisi pembalap Inggris, Cal Crutchlow.

Saat ini Crutchlow memang menjadi rider utama di LCR Honda, juga mendapat mesin spek pabrikan.

Tapi apakah Crutchlow masih akan membalap tahun depan, karena ia sekarang sudah semakin tua, juga sudah punya anak.

Peluang ini bisa menjadi keuntungan bagi Zarco, selain itu Zarco juga kerap dirumorkan akan menjadi penggati rider Spanyol, Jorge Lorenzo di Repsol Honda.

crutchlow sendiri menilai kalau Zarco tak akan cocok dengan Repsol Honda, komentar tersebut mengundang reaksi dari Zarco.

“Dia suka bermain-main dengan media, Crutchlow sudah lama bersama Honda dan ingin masuk tim resmi.

Tapi dia sudah memberikan isyarat kalau ingin segera pensiun, karena dia sudah punya anak dan sudah lama juga di MotoGP,” kata Zarco kepada GPOne dalam acara EICMA di Milan.

Zarco menilai Honda punya masa depan panjang dengannya ketimbang dengan Crutchlow lagi.

“Di sisi lain, saya dalam kondisi yang berbeda, saya tidak punya akan atau motor (kontrak). Jadi saya punya tekad untuk membalap lebih dari semusim, dan akan ada lebih banyak masa depan dengan saya ketimbang dengan Crutchlow,” tambah Zarco tegas.

Lalu apa janji Zarco untuk Honda, performa seperti apa yang ingin ia capai bersama pabrikan Jepang itu?

“Kemungkinan akan ada pembalap kedua di podium, jadi tak hanya Marquez. Sebagaimana semua orang tahu, Marquez adalah rider kuat, tapi dengan memanfaatkan kualitas motor dengan maksimal, kita dapat membidik podium,” demikian Zarco.

Menarik menanti pergerakan dan kejutan-kejuatan transfer pembalap, apakah nantinya Zarco akan menggantikan Crutchlow atau Lorenzo? (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here