Home Paddock Rossi Butuh Motor Lain untuk Juara Dunia ke-10

Rossi Butuh Motor Lain untuk Juara Dunia ke-10

Rossi Butuh Motor Lain untuk Juara Dunia ke-10
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) MotoGP Assen, Belanda 2019 / runganSport © MotoGP.

Valentino Rosi butuh Yamaha M1 yang kompetitif dan benar-benar berbeda dari motor saat ini, agar bisa kembali menjadi juara dunia.

Silverstone, runganSport — Pembalap asal Italia, Valentino Rossi terakhir kali menjadi juara dunia adalah pada 2009 silam.

Setelah itu, The Doctor tak pernah lagi bisa menambah gelar, bahkan sejak musim 2017 lalu, Rossi sudah tak bisa menang balap, untuk sekedar naik podium saja sekarang mulai jarang.

Grafik menurun yang sangat tajam ini salah satu faktornya karena masalah pada motor andalan Yamaha, M1 MotoGP.

Sejak musim 2016 yang lalu, perlahan Yamaha mulai menunjukkan masalah besarnya satu per persatu, sekarang menjadi masalah besar yang menumpuk, mulai dari elektronik, akselerasi, grip ban dan top speed.

Keseluruhan dari masalah inilah yang kerap menyulitkan pembalap Yamaha, terutama Rossi untuk bersaing di barisan depan.

Jadi, untuk bisa kembali menjadi juara dunia dan mengamankan kelar ke-10, Rossi benar-benar butuh motor lain, Yamaha M1 yang baru yang berbeda dari yang ada saat ini.

Kepala kru Rossi, Silvano Galbusera, percaya bahwa pembalapnya dapat memenangkan gelar Grand Prix kesepuluh, tapi itu tergantung pada tim dan Yamaha untuk memberinya motor yang tepat.

Galbusera, yang datang dari WorldSBK untuk menggantikan Jeremy Burgess sebagai tangan kanan The Doctor, hampir membawa Rossi ke gelar kesepuluh pada musim 2015 kemarin, namun sayang karena ada kontroversi di Sepang dan berujung penalti di Valencia, Rossi akhirnya gagal mengamankan gelar ke-10.

“Rossi bisa memenangkan gelar kesepuluh. Pertanyaannya adalah apakah kita akan bisa memberinya motor yang tepat untuk melakukannya,” ujar Galbusera tegas sebagaimana dimuat Bike Sport News.

“Untuk saat ini, kekurangannya lebih besar, untuk kita dan dia. Namun, saya optimis dan saya pikir kami bisa melakukannya.

Yang paling penting bukanlah jumlah gelar, tapi bagaiaman Anda kompetitif dan yang terbaik di antara semua pembalap,” sambung pria Italia itu.

Ayah Rossi, Graziano, sepakat dan meyakini akan lebih penting bagi Rossi untuk bisa menjadi pesaing dan ikut dalam perburuan gelar di setiap musimnya.

“Rossi punya banyak bakat, tapi dia bekerja sangat keras untuk mengembangkannya, dan banyak yang tidak bisa membayangkan berapa banyak yang diperlukan untuk mempertahankan level ini,” seru sang Ayah yakin.

Rossi terakhir kali menang balap di MotoGP Belanda musim 2017 yang lalu dan terakhir menjadi juara dunia pada 2009 silam.

Akankah jagoan Yamaha itu bisa kembali menjadi raja Grand Prix jika motor M1 sudah kembali gahar? (DN/eV)

NEXT: Sempat Satu Tim, Bradl Bongkar Rahasia Marquez-Honda

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here