Rossi Kalah Karena Ada Marquez, Bukan Karena Usia

5
8712
Rossi Kalah Karena Ada Marquez, Bukan Karena Usia
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) Tes Pra-musim MotoGP 2020 Losail, Qatar 2020 / runganSport © MotoGP.

Kehadiran Marc Marquez membuah semua pembalap lain dalam tekanan besar, termasuk Valentino Rossi.

Barcelona, runganSport — Pembalap Italia, Valentino Rossi kembali ke Yamaha dari Ducati di waktu yang bersamaan dengan naiknya pembalap Spanyol, Marc Marquez di kelas utama.

Pada 2013, Rossi akhirnya kembali ke Yamaha, sementara di sisi lain ada bocah ajaib yang bergabung dengan Repsol Honda, menjadi penerus rider Australia, Casey Stoner.

Advertisements

Ternyata tak butuh waktu lama, Marquez yang masih belia kala itu langsung unjuk kebolehan dan mengamankan gelar juara dunia dipenghujung musim 2013, pencapaian gelar berlanjut di musim 2014.

Banyak kecelakaan yang menimpanya di sepanjang 2015, membuatnya gagal bersinar dan mengakhiri klasemen di peringkat ketiga, dibawah Jorge Lorenzo dan Rossi.

Musim 2015 juga menjadi satu-satunya tahun sejauh ini dimana Rossi unggul atas Marquez di klasemen final.

Setelah 2015, Marquez bangkit dan memborong gelar sejak 2016, 2017, 2018 dan terbaru pada 2019 kemarin.

Sementara Rossi, semakin hari semakin terpuruk, puncaknya dalam dua musim terakhir ini.

Advertisements

Rossi sudah tak pernah menang balap sejak Assen 2017, dan pada 2019 ini ia hanya sempat dua naik naik podium.

Banyaknya kekalahan yang dialami Rossi sejauh ini ternyata bukan faktor usia semata, memang ia sudah terlalu tua untuk balap motor, tapi faktor yag paling berpengaruh ternyata adalah kehadiran Marquez di kelas yang sama dengan The Doctor.

Tak hanya Rossi, bahkan semua pembalap memang sangat kesulitan sejak kedatangan remaja Cervera itu.

“Ini bukan soal usia (Rossi), tapi fakta bahwa Marquez membuat semua orang di bawah tekanan besar,” kata CEO Dorna Sport, Carmelo Ezpeleta kepada AS.

Baca: Dorna: Jasa Rossi Sangat Besar untuk MotoGP

Bagaimana dengan musim 2020 ini, apakah dengan perubahan besar-besaran di tim Yamaha akan memberikan sedikit tambahan kekuatan untuk Rossi kembali teratas lagi? (DN/eV)

Advertisements

5 COMMENTS

  1. Bagi Rossi Marquez adalah monster yang paling menakutkan sejak 2013. Jika Marquez tidak pernah ada di mottoGP tidak mustahil Rossi akan mampu memecahkan rekor Agostini yang 15 kali juara dunia. Makanya mental Rossi sejak gagal di 2015 terus mengalami penurunan seiring usianya yang semakin tua.

  2. KALAU JUARA BERUNTUN DENGAN SATU MOTOR? BLM DI SEBUT LUAR BIASA… KARNA DENGAN SATU MOTOR ITU UDAH DI BILANG MENDARAH DAGING… .. KALAU DULU STONER DI DUCATI DAN ROSSI DI HONDA SEANDAINYA MEREKA BERDUA GAK PERNAH GANTI” MOTOR SAYA KIRA BAKALAN BANYAK GELAR JUARA YG MEREKA DAPATKAN. OPINI SAYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here