Home Paddock Rossi yang Jago, Idola Para Legenda

Rossi yang Jago, Idola Para Legenda

Rossi yang Jago, Idola Para Legenda
Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) MotoGP Assen, Belanda 2019 / runganSport © Yamaha MotoGP.

Valentino Rossi mendapat pujian dari para legenda Top Class Grand Prix, mulai dari Freddie Spencer, Wayne Rainey, Kevin Schwantz, Kenny Roberts dan Loris Capirossi.

Madrid, runganSport — Pembalap Monster Energy Yamaha, Valentino Rossi tahun ini berusia 40 tahun dan sedang menjalani musim ke-24 di Grand Prix atau yang 20 di kelas utama.

Meski usia tak muda lagi, tapi nama Rossi tetap menjadi idola di paddock dan masih sebagai salah satu pembalap paling kompetitif di grid.

Saat jeda paruh musim kemarin, memang ada desas-desus tentang kemungkinan Rossi pensiun dari MotoGP, tapi kabar itu langsung dibantah oleh Rossi sendiri dengan tegas.

Bahkan Rossi malah dapat memperpanjang kontraknya di 2021 mendatang. Semuanya akan tergantung pada daya saingnya dengan Yamaha M1 berikutnya, motor yang memang kalah
dalam hal kekuatan, tapi sangat lincah di tikungan.

Karena Rossi satu-satunya pembalap yang sangat tua saat ini, tapi masih tetap membalap dan kompetitif, ia mendapat banyak pujian dari para Legenda MotoGP terdahulu.

“Rossi luar biasa. Dia masih punya keinginan dan motivasi untuk berkendara dan bersaing dengan yang terbaik di dunia setiap harinya.

Sebagian besar performanya tetap dan saya pikir itu salah satu kuncinya.

Itu selalu kompetitif, setidaknya pada hari balapan, itu membuat motor berevolusi, selalu berusaha untuk mendapatkan kinerja yang membantunya mempertahankan motivasinya.

Dia masih sangat kuat dan mendapat hasil yang baik, jadi mengapa tidak untuk tetap bertahan selama beberapa tahun lagi?,” puji Wayne Rainey kepada DAZN sebagaimana
dimuat Corsedimoto.

Rossi juga mendapat pujian dari juara dunia tiga kali, Kenny Roberts yang mengakui Rossi sebagai yang terbaik.

“Luar biasa. Saya tidak tahu bagaimana dia melakukannya di usia 40. Saya pikir saya berhenti sekitar usia 35 tahun.

Saya bisa menang lagi, tapi saya tidak lagi haus akan kemenangan, saya tidak mengandalkan itu setiap hari.

Kelebihan semangat kompetitif Rossi adalah karena berlatih di Ranchnya bersama anak didiknya,” ujar Roberts kagum dengan Rossi.

“Ini luar biasa, saya sangat menghormati Rossi dan ia mendapat banyak dukungan.

Contoh sempurna ketika dia berlatih dengan pembalap termuda di Ranchnya dan karena itu tetap aktif dan merupakan contoh fantastis tentang bagaimana menjaga mental yang tepat, dalam kondisi baik dan pada dasarnya tanpa cedera. Rossi sangat beruntung dalam hal ini,” tambah legenda lainnya, Freddie Spencer.

Legenda lainnya yang dari Italia, Loris Capirossi telah berkali-kali meminta rahasia kepada Rossi untuk agat tetap memiliki motivasi di MotoGP.

“Rossi selalu menjawab; ‘Saya masih sangat menikmatinyal’. Melihat seorang pembalap berusia 40 tahun seperti dia, berkompetisi ketika seorang anak membuktikan bahwa
dia punya bakat yang hebat, luar biasa dan terus bersenang-senang,” terang Capirossi.

Rossi tidak hanya jago di lintasan MotoGP, tetapi juga di luar lintasan.

“Rossi selalu tahu apa yang harus ia katakan dalam jumpa pers, wawancara dengan media untuk menaburkan ‘merica’ di ‘ekor’ Marc Marquez.

Jika seseorang mampu mendorong para pebalap MotoGP untuk menuju limitnya agar kompetitif, orang itu adalah Rossi,” akui Kevin Schwantz kagum. (DN/eV)

NEXT: Keren! Jagoan Formula 1 Pakai ‘Helm Rossi’ di Seri Italia

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here