Home Paddock Satu Pembalap Positif Corona, MotoGP Mulai Khawatir

Satu Pembalap Positif Corona, MotoGP Mulai Khawatir

Satu Pembalap Positif Corona, MotoGP Mulai Khawatir
Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha), Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) & Andrea Dovizioso (Mission Winnow Ducati) MotoGP Brno, Ceko 2020 / runganSport Motorsport.

Positif Corona satu orang di kejuaraan Formula 1 turut membuat khawatir para pembalap MotoGP.

Brno, runganSport — Pembalap Racing Point Formula 1, Sergio Perez akhir pekan lalu dinyatakan positif COVID-19 usai menjalani tes menjelang Grand Prix Inggris.

Hal ini ternyata juga membuat khawatir para pembalap MotoGP.

Sesuai dengan pedoman pencegahan virus corona dari satu negara ke negara lain, MotoGP menjalankan protokol ketat untuk menjaga keamanan paddock.

Meskipun sejauh ini belum ada kasus COVID-19 yang dikonfirmasi ditemukan di anggota paddock, tapi rider Satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo mengakui bahwa berita Perez membuatnya ‘stres’ setelah kembali ke rumah dari sirkuit Jerez.

“Setelah menang balapan, Anda selalu merayakan banyak hal dengan teman-teman Anda.

Tapi, sebenarnya cukup aneh, karena begitu sampai di rumah, saya tidak melihat siapa-siapa, saya selalu memakai masker.

Saya kembali untuk melihat keluarga saya, tapi saya bahkan tidak bisa mencium ibu saya untuk memberi selamat kepada saya.

Jadi, saya sedikit lebih takut setelah melihat pembalap Formula 1 (Perez) terkena virus.

Jadi, sejujurnya saya agak stres, tidak benar-benar membuat (selebrasi) spesial, tapi benar-benar tetap aman dan selalu memakai masker.

Sekarang kami sudah di sini (Brno) dan kami bisa fokus penuh untuk balapan,” tutur Quartararo kepada MotorSport.

Tak hanya rider Prancis itu, jagoan Italia, Valentino Rossi juga mengungkapkan hal senada.

“Bagi saya juga, seperti Quartararo (bilang), sangat mengkhawatirkan keadaan, apalagi setelah pemberitaan Perez, karena sepertinya Perez pergi ke Meksiko untuk menemui ibunya dan di Meksiko situasinya sangat buruk terkait COVID,” tambah Rossi menjelaskan.

MotoGP sendiri masih harus menggelar banyak balapan musim ini, dan semuanya akan berlangsung di Eropa.

“Kami tidak ingin situasi dunia semakin parah, apalagi berpikir egois sebagai pembalap motor GP dan orang-orang di sini, kami semua memikirkan kompetisi,” beber Crutchlow yang lebih memikirkan keselamatan ketimbang balap.

“Anda harus memikirkan gambaran yang lebih besar di sini, saya punya istri dan anak perempuan dan saya ingin mereka aman.

Bepergian melalui bandara, melakukan hal-hal yang kami lakukan, jelas di sini kami yakin itu salah satu tempat teraman di dunia saat ini, karena semua orang di sini negatif, karena kami menjalani tes sebelum kami memasuki sirkuit.

Apakah ada kemungkinan beberapa (balapan) bisa dibatalkan, saya tidak tahu, tapi sepertinya itu menjadi sedikit lebih buruk dan kami berharap itu tidak bertambah buruk.

Tapi secara keseluruhan, situasi di seluruh dunia yang tidak bisa kita kendalikan. Jadi, apakah ini kekhawatiran untuk musim ini? Ya, menjadi pembalap motor. Tapi saya pikir lebih mengkhawatirkan menjadi seseorang ketimbang hanya soal balap motor,” demikian Crutchlow.

Baca: Tanpa Marquez, Nakagami Sekarang Ujung Tombak Honda

Akhir pekan ini MotoGP akan menjalankan seri ketiga musim 2020, yang akan berlangsung di sirkuit Brno, Ceko. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here