Home Paddock Semua Pabrikan Berebut Kontrak Zarco

Semua Pabrikan Berebut Kontrak Zarco

Johann Zarco, Monster Yamaha Tech3 2018 © Twitter.

Paris, runganSportLaurent Fellon yang menjabat sebagai Manajer pribadi untuk pembalap Monster Yamaha Tech3, Johann Zarco, mengaku sangat pusing karena harus memikirkan nasib dan masa depan pembalapanya.

Hal ini karena Tech3 akan bercerai dengan Yamaha mulai tahun depan, juga kontrak Zarco berakhir di penghujung musim 2018 ini.

Kemampuan balap Zarco yang diatas rata-rata sebenarnya tidak membuatnya sulit untuk mencari tim lain, hanya saja tujuannya untuk bergabung dengan skuad Yamaha pabrikan di Movistar Yamaha, terhalang oleh ambisi Rossi yang tetap ingin membalap sampai 2020 mendatang.

“Tentu kami sudah membicarakan ini. Bahkan Aprilia menghubungi saya. Semua orang menghubungi saya! Tapi saya ingin Zarco menang balapan.

Ia harus fokus pada pekerjaannya, berusaha sebaik mungkin, lalu barulah kami bisa bernegosiasi untuk masa depannya.

Yang jelas, ia butuh motor yang baik, motor pabrikan,” akui pria Perancis itu kepada PaddockGP.

Fellon pribadi ingin Zarco hanya fokus ke balapan dan mempersiapkan diri mengawali musim baru ini, urusan kontrak dan masa depan akan menjadi tanggungannya, tanpa harus membuat pusing Zarco.

“Zarco tampil kuat hampir disemua sirkuit. Ia tak hanya kuat di satu sirkuit, dan itu juga ia buktikan di Thailand dan Qatar.

Saya rasa ini berkat gaya balapnya. Cepat saja takkan cukup, karena pembalap juga harus tepat dalam melakukan apapun.

Ia tampil baik, dan ia memaksimalkan semua potensinya di Qatar baru-baru ini,” jelas Fellon. (DN/vU)

NEXT: Plus-Minus Rossi Menjelang MotoGP 2018