Home Paddock Semua Pembalap Terancam Pakai Motor Satelit di MotoGP 2021?

Semua Pembalap Terancam Pakai Motor Satelit di MotoGP 2021?

Semua Pembalap Terancam Pakai Motor Satelit di MotoGP 2021?
Motor Yamaha YZR-M1 Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) Tes Pra-musim MotoGP 2020 Losail, Qatar 2020 / runganSport © MotoGP.

Karena MotoGP 2020 terus tertunda sampai saat ini, mengakibatkan jarak antar musim MotoGP 2020 dan 2021 menjadi singkat, demi memotong biaya, dapatkah kedua musim digabungkan menjadi satu dari sudut pandang pengembangan teknis.?

Roma, runganSport — Sejauh ini MotoGP belum sanggup menggelar satu balapanpun untuk kelas utama, karena wabah Coronavirus yang masih merajalela di seluruh dunia, terutama di banyak negara Eropa.

Akibatnya, sampai sekarang belum ada tanggal jelas kapan MotoGP berlangsung, tapi setelah Coronavirus akhirnya berlalu nanti, MotoGP juga akan dihadapkan dengan sejumlah masalah baru lagi.

Karena sudah ada banyak balapan yang menumpuk di akhir musim, membuat jadwal sangat padat dan waktu menjadi hal yang paling penting, utamanya untuk pengembangan mesin.

Masalah lain adalah tim dan pabrikan tentu akan mengalami badai finansial dalam menghadapi hilangnya pendapatan yang substansial.

Penyelenggara MotoGP, Dorna Sports mungkin dapat memberikan dukungan ekstra kepada tim Satelit, tapi bagaimana untuk pabrikan? Apakah akan ada penekanannya pemotongan biaya.

Salah satu pemilik tim di MotoGP, Moto2, Moto3 dan MotoE, Fausto Gresini adalah dengan “menggunakan motor 2020 untuk musim 2021”, jadi biaya bisa sedikit berkurang dari yang seharusnya.

Tak hanya akan memangkas anggaran pengembangan mesin, tapi juga memecahkan masalah yang tampaknya akan menjadi ‘liburan musim dingin’ yang sangat singkat antara akhir musim 2020 (mungkin hingga Januari) dan awal 2021 (awal Maret).

Tapi bagaimana itu bisa dilakukan? Gresini tampaknya merujuk terutama ke kelas Moto3 dan Moto2, di mana pengembangan mesin sudah sangat diatur selama musim.

Sementara itu, di kelas MotoGP, desain mesin dibekukan dan hanya satu pembaruan fairing diizinkan setelah balap dimulai. Jadi mengapa tidak menggabungkan musim 2020 dan 2021 menjadi satu kejuaraan dunia berkelanjutan dari sudut pandang pengembangan teknis?

“Tentu saja saya khawatir,” kata Gresini tentang situasi keuangan timnya, sebagaimana dimuat Gazzetta dello Sport, sebagaimana dimuat Crash.

“Kami akan kehilangan peluang, sponsor, pekerjaan. Penting untuk mengetahui cara membangun kembali.

Krisis akan mengajarkan kita untuk berpikir dan melakukan berbagai hal secara berbeda,” sambung pria Italia itu.

Jika opsi ini menjadi pilihan terbaik nantinya, maka semua tim akan menghebat biaya dan waktu untuk musim 2021 mendatang.

Baca: Ini Pekerjaan Rossi Jika Tak Pernah Jadi Pembalap

Motor dari tahun sebelumnya yang dipakai pada musim kompetisi (baru) biasa disebut dengan istilah motor satelit, karena biasa menjadi jatah tim-tim independen. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here