Home Paddock Strategi Licik Marquez di MotoGP Catalunya

Strategi Licik Marquez di MotoGP Catalunya

Strategi Licik Marquez di MotoGP Catalunya
Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) vs Marc Marquez (Repsol Honda) vs Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) Race MotoGP Catalunya, Spanyol 2019 / runganSport © MotoGP.

Barcelona, runganSport — Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez berhasil keluar sebagai pemenang dalam balapan sepanjang 24 lap di sirkuit Calaunya, Barcelona, Minggu (16/6) akhir pekan kemarin.

Empat pembalap lainnya, Andrea Dovizioso, Valentino Rossi, Jorge Lorenzo dan Mavrick Vinales gagal finis, membuat Marquez kini unggul 37 angka di klasemen sementara.

Marquez melaju sendirian di depan dan menang dengan sangat mudah.

Padahal sepanjang akhir pekan sebelum balapan, Marquez tak cukup meyakinkan setelah kesulitan di dua Latihan bebas terakhir, baru di Kualifikasi bisa meraih posisi start kedua.

Pengamat MotoGP asal Italia, Carlo Pernat menilai bahwa Marquez sangat licik di MotoGP Catalunya kemarin.

“Saya memikirkan soal Marquez, yang ternya ia tak hanya jago, tapi juga sangat licik.

Marquez berpura-pura kesulitan dengan motornya, lalu menyebut nama Rins jadi favorit dalam balapan,” tutur Pernat kepada GPOne.

Pernat bahkan menyebut Marquez lebih licik daripada rider Monster Engery yamaha, Rossi.

“Dia lebih licik dari Rossi, karena Marquez merasuki pikiran Rins, membuat dia gugup dan pada akhirnya Rins kesulitan dalam balapan.

Membuat Rins tak mampu melewati Petrucci, atau mengerem dengan keras karena ketegangannya,” seru pria Italia itu menambahkan opininya.

Selain Pernat, Rossi sendiri juga menyebut jika Marquez tidak hanya cepat, tapi juga sangat pintar.

Baca: Rossi: Tak Hanya Cepat, Marquez Juga Pintar

“Marquez tidak hanya tampil cepat, tapi saya rasa ia juga sangat cerdas, dia selalu mempelajari setiap saingannya,” akui Rossi sebagaimana dilaporkan Crash.

Pole yang diraih rider satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Qurtararo di Catalunya, menurut Rossi merupakan salah satu strategi Marquez.

Marquez dinilai sengaja mengalah dari rider Prancis itu saat Kualifikasi agar bisa memimpin ketika balapan.

“Begitu ia mempelajari para rivalnya, Marquez akan menentukan pilihan.

Apakah dia akan membiarkan rivalnya memulai balapan dari posisi Pole atau ia sendiri yang akan berada di sana,” tutur Rossi mengakui kecerdikan rider Cervera itu. (DN/eV)

NEXT: Lagi, Lorenzo Kecelakaan Parah di Tes MotoGP 2019 Catalunya

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here