Home Paddock Ternyata Ini Rahasia Ducati Bisa Juara Dunia MotoGP 2007

Ternyata Ini Rahasia Ducati Bisa Juara Dunia MotoGP 2007

Ternyata Ini Rahasia Ducati Bisa Juara Dunia MotoGP 2007
Casey Stoner (Ducati Team) MotoGP Phillip Island, Australia 2007 / runganSport © Zimbio.

Apa sebenarnya yang membuatg Ducati mampu menjadi kampiun pada 2007 silam bersama Casey Stoner?

Lugano, runganSport — MotoGP musim 2007 silam adalah salah satu tahun yang tak akan pernah dilupakan oleh pabrikan Bologna, Ducati.

Mereka berhasil menjadi juara dunia lewat penampilan kuat seorang pembalap dari Australia, Casey Stoner.

Tapi, apa sebenarnya rahasia dan faktor yang membuat Ducati bisa meraih mahkota itu?

Mantan pembalap MotoGP asal Spanyol, Jorge Lorenzo tahu itu dan ia menyebut ada setidaknya dua hal penting yang membawa kemenangan bagi Ducati, apa saja?

Tak sedikit orang yang beranggapan bahwa kesuksesaan Ducati kala itu semata-mata karena ban Bridgestone.

Pada musim itu ada dua merk ban yang digunakan, Bridgestone dan Michelin, yang kebetulan banyak pembalap pengguna Michelin mendapat hasil kurang baik.

Dan Lorenzo juga yakin Bridgestone menjadi salah satu kuncinya, yang ditampah dengan power mesin sangat khas Desmosedici.

“Berapa jumlah gelar yang sanggup diraih oleh Ducati? Satu.

Bagaimana mereka bisa meraih gelar itu? Tanpa merendahkan Stoner yang merupakan pembalap fenomenal dan salah satu pemilik bakat besar sepanjang sejarah, semua orang tahu betul seperti apa motor Ducati saat itu,” ujar Lorenzo dalam berita yang dimuat PaddockGP.

Selain faktor Stoner, Lorenzo yakin bahwa motor Ducati 2007 memang sangat luar biasa.

“Ducati punya motor dengan power lebih besar 20-35ph dibanding yang lain.

Ducati juga menggunakan ban Bridgestone yang memungkinkan Anda mengerem 30 meter lebih lambat dari yang lain.

Itu adalah kondisi khusus, walau hanya Stoner saja yang tahu bagaimana mengambil keuntungan dari sana, tapi keuntungan itu sangat nyata (bagi Ducati),” demikian Lorenzo menjabarkan.

Pada 2017 kemarin, Ducati hampir kembali menjadi juara dunia lewat pembalap Italia, Andrea Dovizioso, sayangnya ia gagal dan gagal juga pada 2018 dan 2019 setelah sanggup menempati posisi runner-up saja.

Baca: Kepala Tim MotoGP: Stoner Lebih Berbakat Ketimbang Marquez

Bagaimana dengan musim pendek 2020 ini? (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here