Home Paddock Ternyata Lorenzo Gabung Ducati 2021, Tapi Tiba-tiba Batal

Ternyata Lorenzo Gabung Ducati 2021, Tapi Tiba-tiba Batal

Ternyata Lorenzo Gabung Ducati 2021, Tapi Tiba-tiba Batal
Jorge Lorenzo (Ducati Team) MotoGP Red Bull Ring, Austria 2019 / runganSport © NST.

Jorge Lorenzo mengakui ia hampir kembali ke MotoGP bersama Ducati mulai 2021, tapi jelang penandatangan kontrak, ia tiba-tiba membatalkan pilihannya itu, ada apa?

Lugano, runganSport — Pembalap penguji Yamaha MotoGP, Jorge Lorenzo ternyata telah benar-benar bernegosiasi degan Ducati soal kemungkinan kembali balapan mulai musim 2021 mendatang.

Hal ini diakui langsung oleh X-Fuera ketika diwwancarai Motorsport baru-baru ini.

Lorenzo mengatakan bahwa ia hampir kembali membela Ducati untuk 2021, menggantikan pembalap Italia, Andrea Doviziso, yang tak mencapai kata sepakat dengan Ducati.

Tapi, pada akhirnya Lorenzo mengatakan tidak pada Ducati setelah mereka berdiskusi, yang jelas ia mengaku hampir menerima posisi tersebut.

“Itu adalah kemungkinan yang sangat nyata, yang akan segera terwujud,” kata Lorenzo dalam wawancara dengan Motorsport Spanyol melalui sambungan telepon.

Dalam hal kontrak dengan Ducati, siapa yang mengajukan diri, apakah Lorenzo atau ada tawaran yang datang dari Ducati?

“Tidak persis seperti itu. Selama lockdown, Gigi Dall’Igna (CEO) menelepon saya untuk memberi selamat atas ulang tahun saya.

Kami berbicara tentang masalah pribadi, keluarga, dan lainnya, dan di akhir percakapan saya bertanya kepadanya, karena penasaran, tentang masa depan tim dan pembalap.

Tak lama kemudian, Michelle Pirro (test rider Ducati) mengirimi saya pesan setengah bercanda, setengah serius, menanyakan apakah saya ingin kembali ke Ducati.

Antara telepon Gigi dan sms Pirro, saya melihat ada minat dari Ducati, dan saya mulai mempertimbangkan ide balapan lagi,” terang Lorenzo melanjutkan.

Setelah telepon dan sms tersebut, Lorenzo kemudian masuk daftar pilihan untuk menggantikan Dovi, negosiasi antara Lorenzo dan Ducati pun kian berlanjut.

“Kami memulai negosiasi, tetapi ketika waktu untuk menandatangani (kontrak) semakin dekat, semakin banyak beban yang bertambah sehingga saya harus menyerah lagi.

Setelah beberapa hari ragu, saya memutuskan bahwa, dengan perasaan sangat menyesal, saya harus mengatakan tidak kepada Gigi.

Rasanya sangat tidak enak dan saya sangat menyesal, karena saya membuatnya terlihat buruk dengan pabrikan, padahal ini bisa dihindari (diskusi yang sepertinya kurang serius).

Jika sudah lebih jelas, kami tidak akan memulai negosiasi. Yang benar adalah bahwa saya akan selalu bersyukur atas kepercayaan yang ditunjukkan (oleh Ducati), tapi pada saat itu saya merasa bahwa saya seharusnya hanya memikirkan diri saya, dan sampai pada kesimpulan bahwa tidak ada gunanya lagi menjadi seorang pembalap,” demikian Lorenzo mengakui.

Baca: Sukses Latihan Fisik Berat, Marquez Lari 7.5km dalam 31 Menit

Lorenzo merasa bersalah dan telah membuat sedikit kondisi kurang nyaman di Ducati karena ia telah memberikan semacam “harapan palsu” atau “menggantung” mereka, dan Lorenzo meminta maaf kepada Gigi atas kejadian ini. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here