Home Paddock Tuas Misterius di Motor Marquez, Fungsinya Apa?

Tuas Misterius di Motor Marquez, Fungsinya Apa?

Tuas Misterius di Motor Marquez, Fungsinya Apa?
Marc Marquez (Repsol Honda) Latihan Bebas 2 MotoGP Sepang, Malaysia 2019 / runganSport © Michelin/Paddock-GP.

Marc Marquez mencoba sistem pengereman baru untuk rem belakang lewat pengoperasian tuas dengan tangan kiri, teletak di atas tuas kopling.

Sepang, runganSport — Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez mengakui kalau menikung ke kiri lebih favorit ketimbang menikung ke kanan.

Itulah alasan mengapa Marquez selalu jago di sirkuit yang berlawanan dengan arah jatuh jam, seperti Austin dan utamanya Sachsenring.

Menikung ke kanan menjadi salah satu titik lemah Marquez, dan sekarang ia masih berusaha untuk bisa mengimbangi kiri dan kanan.

Di sesi Latihan Bebas kedua Grand Prix Malaysia di sirkuit Sepang, Marquez terlihat mencoba sistem rem belakang baru yang dikendalikan dari setang Honda RC 213V-nya sebelah kiri.

Rem belakang sekarang semakin populer dengan tuas di tangan, rem kaki tidak masalah untuk belokan ke kiri, tapi jika pembalap sedang berbelok ke kanan di mana Kemiringan motor sedemikian rupa, membuat tak ada ruang untuk mengoperasikan pedal rem dengan kaki.

Perubahan kecil ini sangat berdampak pada performa menikung seorang pembalap, terlebih jika sudah terbiasa dan mengetahui limitnya.

“Tentu saja, kami mulai mengerjakan beberapa ide untuk kedepannya.

Biasanya di tikungan kiri saya sangat cepat, tapi di tikungan kanan saya tidak selalu cepat.

Itu sebabnya kami mencoba menemukan sesuatu yang lebih, tapi itu hanya percobaan pertama, pengalaman pertama,” kata Marquez menjelaskan, sebagaimana diberitakan Paddock-GP.

Sebelumnya Marquez sudah mencoba rem ibu jari, tapi kurang memuaskan karena ia tidak bisa mengendalikannya dengan baik.

“Kami sudah mencoba dengan rem ibu jari, tapi saya tidak suka itu. Saya perlu merasakan setang dengan tangan saya.

Saya banyak berlatih motorcross dan saya menggunakan kopling dan rem depan, dan tuas seperti itu lebih mudah bagi saya untuk digunakan. HRC terus bekerja dan itulah sebabnya kami mencari solusi baru,” sambung anak Cervera itu.

Rem belakang yang dioperasikan dengan tangan ini terletak di stang kiri di atas kopling.

“Pada pengalaman pertama saya mencoba memahami jika ada beberapa kemungkinan kedepannya untuk berkembang di bidang-bidang tertentu.

Itu menarik, tapi cukup sulit karena kita tidak terbiasa berkendara dengan itu.

Tapi untuk sekarang, itu belum siap dan kita harus tetap bekerja. Untuk saat ini, saya tidak melihat manfaat tambahan dan kami akan menghapus solusi ini untuk besok,” jelas juara dunia 2019 itu. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here