Tujuan Honda Bangun Motor Super Untuk Hancurkan Rossi

2
1028
Tujuan Honda Bangun Motor Super Untuk Hancurkan Rossi
Alex Marquez (Repsol Honda) vs Valentino Rossi (Monster Energy Yamaha) MotoGP Jerez, Andalusia 2020 / runganSport © MotoGP.

Madrid, runganSport — Pembalap asal Italia, Valentino Rossi akan menjalani musim ke-22 di kelas utama Grand Prix tahun ini.

The Doctor (Petronas Yamaha SRT) akan berusia 42 tahun, masih tetap balapan dan bersaing dengan para pembalap muda di lintasan.

Melihat jauh kebelakang, Rossi naik kelas premier pada tahun 2000 silam bersama pabrikan Jepang, Honda.

Selama 2000 sampai 2003, Rossi berhasil menjadi juara dunia sebanyak tiga kali untuk Honda.

Dipuncak kejayaannya, Rossi justeru pindah ke pabrikan rival, Yamaha mulai musim 2004, dilatarbelakangi oleh komentar pihak Honda yang beranggapan jika motor lebih berperan dalam kesuksesan mereka.

Sementara Rossi keberatan dengan hal penilaian itu, ia tetap yakin bahwa pembalap dapat membuat perbedaan, artinya juara atau tidak suatu pabrikan akan tergantung pada peran pembalapnya, yang tak boleh diremehkan begitu saja.

Apa yang menjadi keyakinan Rossi terbukti, bersama Yamaha yang belum menag dalam waktu yang sangat lama, pria Italia itu berhasil menjuadi juara dunia di 2004 dan 2005, kemudian ia ulang lagi pada 2008 dan 2009.

Ternyata kepindahan Rossi ke kubu lawan membuat Honda sakit hati, bahkan berambisi untuk menghancurkan Rossi dalam persaingan di lintasan.

“Jika Rossi pergi, kami akan membangun motor yang lebih baik dan menghancurkannya,” kata manajer Honda saat itu, Kanazawa, seperti diberitakan Speedweek, mengacu pada rumor kepindahan Rossi yang sudah muncul sejak pertengahan musim 2003.

Namun sayangnya, apa yang menjadi tujuan Honda sepertinya gagal, karena mereka hanya berhasil juara dunia pada 2006, kemudian baru bisa menjadi juara dunia lagi pada 2011.

Lalu hadirlah andalan muda mereka, Marc Marquez, anak Spanyol yang dijuluki Baby Alien, yang langsung memberikan gelar juara dunia untuk Honda di musim debut pda 2013, kemudian diulang pada 2014, kemudian juara lagi pada 2016, 2017, 2018 dan 2019 kemarin.

Tapi Rossi masih sanggup mengamankan posisi runner-up di kejuaraan pada 2014, 2015 dan 2016 dan ini membuat Honda sangat pusing meski usia Rossi sudah tak muda lagi.

Sebelum itu, juga saat rider Australia, Casey Stoner mengumumkan pensiun pada 2012, Rossi tidak dianggap sebagai penggantinya.

Baca: Rossi 21 Tahun di MotoGP Hanya Dalam Tiga Pabrikan

Sejak meninggalkan Honda pada akhir 2003 silam, Rossi otomatis menjadi musuh bebuyutan nomor 1 di Honda, yang sepertinya masih berlangsung sampai sekarang. (DN/eV)

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here