Yamaha Kaget Kok Bisa Quartararo Pimpin Klasemen MotoGP

0
619
Yamaha Kaget Kok Bisa Quartararo Pimpin Klasemen MotoGP
Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) & Aleix Espargaro (Aprilia Racing) Podium MotoGP Jerez, Spanyol 2022 / runganSport © MotoGP.

Lin Jarvis terkejut Fabio Quartararo memimpin klasemen setelah enam balapan, padahal sempat kesulitan di awal musim.

Jerez, runganSportMotoGP tahun 2022 menjadi salah satu musim paling kompetitif di Grand Prix, terutama di kelas utama.

Dalam enam seri awal, sudah ada lima pemenang berbeda, mulai dari Enea Bastianini, Miguel Oliveira, Aleix Espargaro, Fabio Quartararo dan Francesco Bagnaia.

Salah satu kejutan terbesar adalah kemenangan bersejarah Aprilia di Argentina.

Musim 2022 sangat sulit diprediksi, dengan bos tim Monster Energy Yamaha, Lin Jarvis bahkan terkejut pembalapnya bedara di puncak klasemen sementara.

Quartararo saat ini memimpin kejuaraan dengan total 89 poin, unggul 7 angka dari Aleix di posisi kedua.

“Setelah tes Pra-musim dan balapan pertama, saya tidak menyangka kami akan memimpin di klasemen setelah enam Grand Prix.

Kami harus berterima kasih kepada Quartararo untuk itu,” kata Jarvis dalam berita Speedweek.

Setelah awal musim yang agak meragukan, kini Quartararo telah mencetak 45 dari maksimal 50 poin dalam dua seri terakhir.

Balapan selanjutnya juga ada trek dimana Yamaha sangat kuat seperti Le Mans, tapi juga ada sirkuit sulit Mugello dan Catalunya.

“Ya, di Mugello dan Catalunya akan ada banyak Ducati dan Suzuki juga.

Tapi kami masih cepat di Barcelona pada 2021. Quartararo berjuang untuk menang di sana melawan Oliveira, dia berada di urutan kedua, lalu ritsletingnya terbuka, dia turun kembali ke posisi keenam,” kata Jarvis.

“Setelah itu di Sachsenring, performa Quartararo di sana tahun lalu oke, dia finis di posisi ke-3. Dan setelah itu dia menang di Assen.

Akan ada lebih banyak trek balap di mana kami bisa melakukannya dengan sangat baik. Silverstone juga bagus untuk kami.

Namun, saya sedikit terkejut bahwa kami memimpin kejuaraan setelah enam balapan. Sebagai juara, saya tidak bisa membayangkan situasi ini, saya takut kesulitan kami akan lebih besar. Karena saya pikir pesaing kita akan lebih konsisten.

Tapi di enam balapan pertama ada banyak pembalap berbeda di depan.

Artinya; Anda harus mendapatkan poin sebanyak mungkin di setiap seri dan menghindari kegagalan jika memungkinkan.

Di saat yang sama Anda juga butuh keberuntungan, seperti yang terlihat dengan Mir di Portugal saat dihantam oleh Miller.

Kami telah mencapai sukses yang cukup besar di bawah kondisi teknis yang sulit. Dan itu karena Quartararo, Karena ia mampu menggunakan potensi M1 dengan maksimal,” puji pria Inggris itu.

Baca: Joan Mir Datang, Repsol Honda Sarankan Pol Segera Cari Tim Lain?

Balapan berikutnya akan berlangsung di kandang El Diablo, GP Prancis pada 15 Mei mendatang. (DN/eV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here