Home Paddock Zarco Menyesal Dulu Tolak Repsol Honda

Zarco Menyesal Dulu Tolak Repsol Honda

Zarco Menyesal Dulu Tolak Repsol Honda
Stefan Bradl (Repsol Honda) vs Johann Zarco (Red Bull KTM Factory Racing) MotoGP Brno, Ceko 2019 / runganSport © Speedweek.

Sebelum resmi bergabung dengan Red Bull KTM Factory Racing, Johann Zarco sudah lebih dulu mendapat tawaran dari Repsol Honda.

Aragon, runganSport — Pembalap asal Prancis, Johann Zarco langsung menjadi pusat perhatian begitu tiba di MotoGP pada musim 2017 lalu.

Saat itu ia berstatus rookie di tim Satelit Monster Yamaha Tech3, tapi performanya sangat menjanjikan dan seringkali bertarung dengan pembalap pabrikan.

Performa gemilangnya terulang lagi di musim 2018, membuat nama Zarco masuk dalam salah satu daftar favorit di pasar transfer saat itu.

Pada akhirnya Red Bull KTM Factory Racing berhasil membawa Zarco dengan kontrak pabrikan sampai akhir 2020 mendatang.

Tapi di awal paruh kedua musim ini, Zarco secara mengejutkan bahwa ia dan KTM tidak akan lagi bekerjasama untuk 2020.

Artinya, Zarco-KTM telah setuju berpisah lebih awal dari kontrak semula.

Setelah keluar dari KTM, masa depan Zarco masih belum jelas, karena saat ini hanya ada satu slot tersisa yang belum dikonfirmasi, yakni di samping Cal Crutchlow di tim Satelit LCR Honda.

Dulu sebelum bergabung dengan KTM, Zarco sudah mendapat menawaran dari Repsol Honda untuk menggantikan pembalap Spanyol, Dani Pedrosa dan bertandem dengan Marc Marquez.

Tapi sekarang Repsol Honda mungkin tidak menginginkan Zarco lagi, apalagi mereka masih menaruh harapan besar pada Jorge Lorenzo.

Dengan kondisi sulitnya saat ini, Zarco terancam tak akan mendapat tempat lagi di MotoGP.

Direktur tim Repsol Honda, Alberto Puig menjelaskan bahwa Zarco kini menyesal karena sudah pernah menolak tawaran dari Honda, di sisi lain Honda saat ini tidak menyesal dengan memilih Lorenzo.

“Kami sudah menawarkan motor kami untuk Zarco dan dia menolaknya. Setelah apa yang terjadi dia menemui kami, lalu minta maaf, dan kemudian memecat agennya (Laurent Fellon), karena tidak menghubungi balik saya,” cerita Puig sebagaimana dimuat MotorSport.

Puig mengakui kalau Zarco sudah melakukan langkah yang benar karena menyelesaikan masalah agennya itu.

“Zarco sudah bersikap jantan dan sekarang tak ada lagi masalah dengan kami.

Tapi suntuk sekarang kami jelas tidak lagi memikirkannya, karena kami sudah mendapat Lorenzo,” tambah pria Spanyol itu.

Zarco yang baru bergabung dengan KTM di awal 2019 ini memutuskan untuk menyerah dan hanya membalap selama 13 seri, yakni sampai MotoGP San Marino beberapa pekan lalu.

Kemudian sempat juga beredar rumor jika Zarco berpelung menggantikan Lorenzo di Repsol Honda, tapi isu lain menyebut jika Honda harus mencari pengganti Lorenzo, dipastikan itu bukan Zarco. (DN/eV)

NEXT: Rossi: Akselerasi Yamaha Tak Lagi Memalukan

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here