Home Paddock Zarco Ungkap Alasan Gabung Satelit Avintia Ducati

Zarco Ungkap Alasan Gabung Satelit Avintia Ducati

Zarco Ungkap Alasan Gabung Satelit Avintia Ducati
Johann Zarco (LRC Honda Idemitsu) Race MotoGP Sepang, Malaysia 2019 / runganSport © MotoGP.

Johann Zarco awalnya tak ingin bergabung dengan tim Avintia, ia menyebut tim Spanyol itu sebagai bukan skuad tim papan atas, tapi apa yang membuatnya kini berubah pikiran?

Paris, runganSport — Jelang tes Jerez beberapa waktu yang lalu, pembalap Ceko, Karel Abraham mengumumkan bahwa ia keluar dari MotoGP setelah menerima email pemecatan dari timnya, Reale Avintia Ducati.

Selang beberapa waktu, tepatnya pada Senin 9 Desember kemarin, tim asal Spanyol itu mengonfirmasi bahwa pembalap Prancis, Johann Zarco akan memperkuat tim mereka untuk musim 2020 mendatang.

Zarco mendapat kontrak langsung dari Ducati dan akan mendapat motor spek 2019.

Awalnya Zarco sempat menolak untuk bergabung dengan Avintia, tapi apa yang membuatnya kini berubah pikiran?

“Ketika saya memutuskan untuk meninggalkan proyek KTM pada awal Agustus, saya tidak punya rencana cadangan.

Kemudian KTM mengeluarkan saya (lebih awal sebelum musim berakhir) demi Kallio.

Pada akhirnya itu adalah kejahatan yang berubah menjadi lebih baik karena saya akhirnya bisa berkendara untuk Honda,” kata Zarco dalam wawancara dengan MotoGP, sebagaimana dimuat Speedweek.

“Saya bisa melihat bahwa Lorenzo tidak berfungsi dengan baik lagi, dan meskipun saya tidak tahu seperti apa masa depannya nanti, saya memainkan kartu itu,” sambung Zarco yang sempat berharap bisa menggantikan Lorenzo di Repsol Honda.

Pada hari Kamis sebelum akhir musim di final Valencia, Lorenzo akhirnya mengumumkan pengunduran dirinya, dan peluang Zarco untuk mendapatkan tempat semakin terbuka lebar.

“Tentu saja, ketika dia mengadakan konferensi pers untuk mengatakan bahwa dia akan mengakhiri karirnya, saya pikir itu tepat untuk saya terlihat bagus.

Tetapi pada akhir pekan angin berubah dan banyak hal yang terbalik. Itu adalah hari Minggu yang aneh, karena saya sudah tahu bahwa saya hampir tidak memiliki peluang,” jelasnya.

Setelah Alex Marquez resmi menggantikan Lorenzo, Zarco hanya punya pilihan untuk turun ke Moto2, tapi tiba-tiba muncul peluang di tim Satelit kedua Ducati, Reale Avintia.

“Pada akhirnya, Ducati menghubungi saya pada hari Senin (setelah balapan Valencia) dan mengatakan kepada saya bahwa kami harus berbicara.

Kami mengadakan beberapa pertemuan di mana mereka menjelaskan apa yang akan mereka berikan kepada saya.

Anda bisa meyakinkan saya. Itu memberi saya dorongan nyata dalam kepercayaan diri! Mereka mengatakan kepada saya bahwa status tim Avintia akan berubah sepenuhnya.

Untuk bagian saya, saya akan mendapat kesempatan untuk berjuang menembus posisi 7 teratas atau 10 besar, untuk mendapatkan katakanlah -motor yang lebih baik dalam waktu dekat-,” sambung rider Prancis itu.

Sebelumnya, Zarco sudah membela Satelit Yamaha, kemudian bergabung dengan pabrikan KTM dan berkesempatan menjajal motor LCR Honda selama tiga seri terakhir 2019.

Tahun depan ia akan menggunakan motor yang sama sekali baru baginya, yakni Ducati Desmosedici GP19. (DN/eV)

Bagaimana Komentar Anda?

Please enter your comment!
Please enter your name here